Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Belajar dari Pesantren: Ramadan Ceria SD Zamzam Jadi Momen Perkuat Akhlak dan Literasi Digital

Iklan Landscape Smamda
Belajar dari Pesantren: Ramadan Ceria SD Zamzam Jadi Momen Perkuat Akhlak dan Literasi Digital
Keseruan ramadhan ceria SD Zamzam di Ponpes Al Fattah. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana hangat penuh semangat menyelimuti keberangkatan siswa kelas 4 dan 5 SD Muhammadiyah 4 Zamzam pada Jumat–Sabtu, (27–28/2/2026). Kegiatan “Ramadan Ceria” yang digelar di Pondok Pesantren Al Fattah ini bukan sekadar agenda bermalam, melainkan proses pembelajaran karakter yang dirancang menyentuh hati. Mengusung tema “Berdiri Membentuk Akhlak, Bergerak dalam Kebersamaan”, kegiatan ini menjadi ruang tumbuh bagi siswa untuk memaknai Ramadan secara lebih mendalam.

Rombongan berangkat dari aula sekolah pukul 12.30 WIB. Setibanya di pesantren, pembukaan dilaksanakan di masjid pondok pukul 13.30 WIB. Acara dibuka secara resmi oleh Moh. Masal, S.H.I., M.Ag. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menanamkan akhlak sejak usia dasar.

“Ramadan adalah madrasah kehidupan. Di sini anak-anak belajar disiplin, belajar sabar, dan belajar hidup bersama dalam nilai-nilai kebaikan,” ujarnya di hadapan peserta.

Penguatan Pendidikan Ismuba

Dari pihak sekolah, sambutan disampaikan oleh Kepala Urusan Bidang Ismuba SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Herman, M.Pd. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan pendidikan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba).

“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam akhlak dan bijak dalam bersikap, termasuk di dunia digital,” tuturnya.

Setelah pembukaan, siswa melaksanakan sholat Ashar berjamaah. Memasuki Materi 1 pukul 15.45 WIB, siswa putra mengikuti materi kepesantrenan yang membahas adab santri dan kedisiplinan. Sementara siswa putri mendapatkan materi Bijak Bermedia Sosial. Diskusi berlangsung aktif dan interaktif.

“Sekarang saya lebih paham kalau komentar di media sosial itu harus dijaga. Tidak boleh sembarangan,” ungkap salah satu siswi kelas 5.

Menjelang maghrib, siswa berbuka puasa bersama diawali dengan kudapan ringan, dilanjutkan sholat Maghrib dan makan besar bersama. Malam hari diisi dengan sholat Isya dan Tarawih berjamaah serta tadarus Al-Qur’an sebelum beristirahat pukul 21.00 WIB.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Tadabur Alam

Sabtu (28/2/2026) dini hari, kegiatan dimulai dengan sahur bersama pukul 03.00 WIB, dilanjutkan sholat Subuh berjamaah dan tadarus pagi. Udara segar menyambut sesi tadabur alam pukul 05.30 WIB. Siswa berjalan menyusuri lingkungan pesantren, merenungi kebesaran Allah SWT melalui ciptaan-Nya.

“Rasanya tenang sekali melihat matahari terbit bersama teman-teman. Saya jadi lebih bersyukur,” ujar seorang siswa kelas 4.

Setelah olahraga ringan, bersih diri, dan sholat Dhuha, kegiatan berlanjut ke Materi 2 dengan sistem pertukaran materi. Siswa putra belajar Bijak Bermedia Sosial, sementara siswa putri mendalami materi kepesantrenan. Pola ini memberikan pengalaman belajar yang utuh bagi seluruh peserta.

Acara penutupan dilaksanakan pukul 09.00 WIB di masjid dan secara resmi ditutup oleh Nuris Fachruddin, S.Hum., M.Pd. Dalam pesannya, ia berharap pengalaman selama dua hari ini menjadi bekal jangka panjang.

“Nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan akhlak yang sudah dilatih di sini harus terus dijaga ketika kembali ke rumah dan sekolah,” pesannya.

Pukul 10.00 WIB, rombongan kembali ke sekolah dengan wajah lelah namun bahagia. Ramadan Ceria menjadi momentum berharga bagi siswa kelas 4 dan 5 SD Muhammadiyah 4 Zamzam untuk belajar bahwa ibadah, kebersamaan, dan akhlak mulia adalah fondasi utama dalam perjalanan mereka tumbuh menjadi generasi berkarakter. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu