
PWMU.CO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember Kelompok 01 Desa Tegalarum aktif mengadakan psikoedukasi tentang gaya belajar bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan ini berlangsung di SDN 1 Tegalarum (24/02/2025) dan SDN 2 Tegalarum (21/02/2025).
Dengan menggunakan metode interaktif dan eksploratif, mahasiswa KKN mengajak siswa mengenali tiga tipe utama gaya belajar, yaitu visual, auditori, dan kinestetik.
Melalui berbagai aktivitas seperti permainan edukatif, diskusi kelompok, dan simulasi, siswa dapat memahami cara belajar yang paling sesuai dengan mereka.
Kegiatan ini diadakan sebagai respons terhadap beragam tantangan belajar yang dihadapi siswa SD, seperti sulitnya memahami materi atau kurangnya motivasi dalam belajar.
“Banyak siswa yang kesulitan belajar bukan karena tidak mampu, tetapi karena mereka belum menemukan cara belajar yang paling cocok,” ujar Lia, salah satu mahasiswa KKN.
Selain itu, psikoedukasi ini juga melibatkan para guru seusai sesi sosialisasi agar mereka dapat menerapkan metode pembelajaran yang lebih sesuai dengan gaya belajar setiap siswa.
Kepala SDN 2 Tegalarum, Ristin, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam memahami karakter belajar siswa. “Kami jadi lebih tahu bagaimana cara mengajar yang lebih efektif dan menyenangkan bagi anak-anak,” ujarnya.
Para siswa pun tampak antusias dan lebih percaya diri setelah mengikuti sesi psikoedukasi ini. Salah satu siswa SDN 2 Tegalarum, Bryan, mengungkapkan bahwa ia kini lebih paham cara belajar yang paling nyaman baginya.
“Saya lebih suka belajar pakai gambar dan video, ternyata itu namanya gaya belajar visual,” kata Bryan dengan semangat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa dapat lebih menikmati proses belajar, meningkatkan prestasi akademik, serta mengurangi rasa bosan dan stres dalam belajar.
Mahasiswa KKN Unmuh Jember berharap pendekatan berbasis gaya belajar ini dapat menjadi bagian dari metode pembelajaran di sekolah, sehingga pendidikan semakin efektif dan menyenangkan.(*)
Penulis Wildan Maulana Ahmad Editor Zahrah Khairani Karim






0 Tanggapan
Empty Comments