Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) resmi membuka pendaftaran UMMAD Fest 2026 mulai Kamis (1/1/2026).
UMMAD Fest 2026 tersebut hadir sebagai wadah aktualisasi diri mahasiswa melalui berbagai kompetisi, pameran karya, pertunjukan seni, dan kegiatan kolaboratif lainnya.
Ketua BEM UMMAD, Maikel Jeksen, menjelaskan bahwa UMMAD Fest 2026 bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi mahasiswa di berbagai bidang, mulai dari seni, literasi, hingga kemampuan akademik dan komunikasi.
“Kami mendorong inovasi, keberanian untuk tampil, serta kemampuan berkarya mahasiswa melalui berbagai kompetisi yang diselenggarakan dalam UMMAD Fest 2026,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa UMMAD Fest 2026 dapat diikuti oleh pelajar SMA/SMK/MA serta mahasiswa se-eks Karesidenan Madiun. Para pemenang lomba akan memperoleh sertifikat, uang, dan piala.
“Lomba-lomba yang ada di dalam UMMAD Fest 2026 meliputi lomba bernyanyi (solo song competition), lomba sajak, duta kampus, esai, dan fotografi,” terang mahasiswa Program Studi Ilmu Aktuaria UMMAD tersebut.
Maikel menambahkan bahwa lomba bernyanyi, sajak, esai, dan fotografi akan dilaksanakan secara daring, sementara lomba duta kampus digelar secara langsung.
“Nanti ada teknis pengiriman karya dari masing-masing lomba melalui Google Drive atau Google Form. Kami juga telah menyiapkan syarat dan ketentuan untuk setiap lomba. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui Instagram @bemummad,” paparnya.
Sementara itu, Pembina BEM UMMAD, Nuriel Endi Rahmah, M.A., menyampaikan bahwa UMMAD Fest 2026 bertujuan untuk mempromosikan UMMAD kepada khalayak luas melalui berbagai lomba, baik akademik maupun nonakademik.
“Melalui UMMAD Fest ini, publik di Madiun Raya diharapkan dapat lebih mengenal kampus UMMAD yang akan berganti nama menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT),” jelas laki-laki yang juga Dosen Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial UMMAD tersebut.
Lomba Menyanyi
Panitia lomba menyanyi UMMAD Fest 2026, Amira Shaferina Al Arif, menerangkan bahwa lomba menyanyi tersebut diperuntukkan bagi kategori solo dan dapat diikuti oleh siswa SMA/SMK sederajat dengan usia minimal 13 tahun.
“Genre lagu bebas, kecuali rock, dan peserta wajib melakukan pendaftaran dengan biaya sebesar Rp15 ribu,” ungkap Amira.
Amira menambahkan bahwa tahapan perlombaan menyanyi dimulai dengan pendaftaran pada Kamis-Sabtu (1-17/1/2026), dilanjutkan dengan pengumpulan karya pada Rabu (21/1/2026), serta pengumuman pemenang pada Ahad (25/1/2026).
Lomba Sajak
UMMAD Fest 2026 juga menghadirkan lomba sajak. Panitia lomba sajak UMMAD Fest 2026, Sirhan Alamsyah, menerangkan bahwa tema lomba sajak meliputi cinta dan kasih, isu lingkungan, kehidupan masyarakat, serta potret Indonesia masa kini.
Ia menyampaikan sejumlah ketentuan lomba. Pertama, dari aspek orisinalitas, sajak harus merupakan karya asli, belum pernah dipublikasikan, dan tidak pernah diikutsertakan dalam lomba serupa.
Kedua, isi sajak tidak boleh menyinggung unsur Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA), pornografi, ujaran kebencian, serta hal-hal yang bertentangan dengan norma susila dan hukum.
Ketiga, ketentuan lain berkaitan dengan jumlah baris, yakni minimal 10 baris dan maksimal 30 baris, tidak termasuk judul.
Pendaftaran lomba dibuka pada Senin-Sabtu (5-17/1/2026), pengumpulan karya dijadwalkan pada Selasa-Selasa (20-27/1/2026), sedangkan pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada Selasa (17/2/2026).
“Peserta wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp15 ribu,” tuturnya.
Lomba Esai
Sementara itu, salah satu panitia lomba esai UMMAD Fest 2026, Dyahayyu, menerangkan bahwa tema lomba esai adalah Lensa Gen Z: Tentang Kita dan Indonesia dengan subtema meliputi politik, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.
Dyahayyu menerangkan sejumlah ketentuan dalam lomba esai UMMAD Fest 2026. Pertama, peserta merupakan mahasiswa aktif di wilayah eks Karesidenan Madiun dengan melampirkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
Kedua, lomba esai dapat diikuti secara individu maupun kelompok maksimal dua orang dari perguruan tinggi yang sama serta diperbolehkan lintas jurusan.
Ketiga, batas partisipasi ditetapkan maksimal dua kelompok untuk setiap peserta, dengan ketentuan dapat menjadi ketua pada satu tim dan anggota pada tim lainnya, atau menjadi anggota pada dua tim.
Keempat, karya yang dilombakan harus orisinal, bukan hasil kecerdasan buatan (AI) maupun plagiasi, belum pernah dipublikasikan, diikutsertakan, atau memenangkan lomba lain, serta bebas dari unsur SARA dan pornografi. Selain itu, peserta juga wajib melampirkan surat pernyataan keaslian karya.
Presentasi karya oleh lima finalis akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Pendaftaran dibuka pada Senin-Selasa (5-13/1/2026), pengumpulan karya dijadwalkan pada Kamis-Ahad (22-25/1/2026), sedangkan pengumuman pemenang akan dilakukan pada Selasa (17/2/2026). Peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp40.000.
Lomba Fotografi
Sementara itu, salah satu panitia lomba fotografi, Muhammad Saifudin, menyampaikan bahwa terdapat tiga tema yang dilombakan, yakni Lingkungan, Sosial dan Kehidupan Masyarakat, serta Potret Indonesia Masa Kini.
Tema Lingkungan mencakup pengelolaan sampah, sungai dan ruang hijau, perubahan iklim seperti bencana, kekeringan, dan banjir, aktivitas komunitas peduli lingkungan, serta potret kondisi lingkungan hidup yang bersih maupun rusak.
Adapun tema Sosial dan Kehidupan Masyarakat menampilkan aktivitas masyarakat sehari-hari, tradisi dan budaya lokal, serta interaksi sosial khas generasi Z, seperti komunitas, kegiatan sukarelawan, dan dinamika kehidupan perkotaan.
Sementara itu, tema Potret Indonesia Masa Kini menyoroti kemajuan teknologi, mobilitas masyarakat modern, ruang publik seperti taman, jalan kota, pasar, dan kampus, serta simbol-simbol Indonesia, termasuk bendera, batik, dan UMKM lokal.
Lomba fotografi memiliki lima ketentuan, yaitu orisinalitas, perangkat, format dan kualitas, editing, serta ketentuan pengiriman.
Untuk ketentuan orisinalitas, karya peserta harus asli, belum pernah memenangkan lomba, dan belum pernah dipublikasikan secara komersial. Sementara itu, untuk perangkat, peserta bebas menggunakan DSLR, mirrorless, atau kamera HP.
Ketentuan format dan kualitas mengharuskan karya berwarna (colour), dalam format JPEG/JPG, dengan resolusi minimal 2.000 piksel pada sisi terpanjang. Sementara itu, ketentuan editing hanya diperbolehkan untuk koreksi cahaya, warna, dan kontras. Peserta dilarang melakukan manipulasi berat, seperti menghapus atau memindahkan objek, maupun menggunakan teknologi AI.
Untuk pengiriman karya, setiap peserta hanya diperbolehkan mengirim satu foto sesuai subtema. Foto harus disertai judul dan deskripsi singkat maksimal 70 kata.
Lomba fotografi dimulai dengan pendaftaran dan pengumpulan karya pada Selasa-Ahad (6-25/1/2026), dilanjutkan dengan seleksi penjurian pada Ahad-Sabtu (1-7/2/2026), pengumuman finalis pada Selasa (10/2/2026), serta pengumuman pemenang pada Selasa (17/2/2026)
“Peserta diwajibkan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp15.000,” kata Syaifudin.
Lomba Duta Kampus
Panitia Duta Kampus UMMAD Fest 2026, Irma, menyampaikan bahwa peserta yang ingin mengikuti event ini harus berstatus mahasiswa aktif UMMAD pada semester 1, 3, atau 5, dengan IPK minimal 3,00.
Adapun kualifikasi peserta mencakup kepribadian baik, keaktifan dalam kegiatan akademik maupun non-akademik, kefasihan berbahasa Indonesia, serta penampilan yang rapi dan menarik sesuai tema. Selanjutnya, harus memiliki komitmen dengan bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan jika terpilih.
Proses pendaftaran Duta Kampus dilakukan pada Kamis-Sabtu (1-10/1/2026), dilanjutkan dengan karantina pada Ahad-Senin (11-12/1/2026), seleksi I pada Kamis (15/1/2026), seleksi II pada Sabtu (24/1/2026), seleksi III pada Senin (2/2/2026), serta pengumuman pada Selasa (17/2/2026).


0 Tanggapan
Empty Comments