Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) 2025 memberikan kontribusi nyata bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Candinegoro Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur.
Melalui program pendampingan, mereka membantu pengembangan desain kemasan dan logo produk lokal agar lebih menarik dan memiliki nilai jual lebih tinggi.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa menghadirkan ide-ide kreatif untuk membuat desain kemasan modern serta logo yang mampu merepresentasikan identitas produk dengan lebih profesional. Hasilnya, beberapa produk unggulan desa kini tampil dengan wajah baru.
Salah satunya adalah produk madu yang kini memiliki logo stiker khusus untuk memperkuat branding. Selain itu, usaha ayam potong juga mendapat kemasan kantong kresek sablon beridentitas jelas, sehingga lebih profesional dan higienis.
“Alhamdulillah dengan adanya pendampingan dari mahasiswa UMSIDA, produk kami kini terlihat lebih menarik. Harapannya bisa lebih dikenal masyarakat luas dan meningkatkan penjualan,” ujar salah satu pelaku UMKM Desa Candinegoro.
Ketua KKN-T UMSIDA Desa Candinegoro, Kris, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pengabdian, melainkan juga proses belajar bersama masyarakat. “Harapan kami, inovasi kemasan dan logo ini menjadi langkah awal agar produk UMKM Candinegoro semakin dikenal, dicintai, dan membanggakan,” katanya.
Carik Desa Candinegoro, Soekardi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa. “Kehadiran mereka sangat berkesan dan bermanfaat. Banyak program yang langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam mendukung pengembangan potensi desa,” ungkapnya.
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Candinegoro sekaligus Ketua Panti Asuhan Al Insan, Anas, juga menilai kehadiran mahasiswa membawa dampak luas. “Manfaatnya tidak hanya untuk UMKM, tetapi juga kegiatan keagamaan, pendidikan, hingga sosial di desa,” ujarnya.
Program KKN-T ini sekaligus menjadi bentuk nyata kolaborasi perguruan tinggi dengan masyarakat. Dengan kemasan dan logo yang lebih profesional, produk UMKM Candinegoro diharapkan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments