Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bertani Itu Menyenangkan: Siswa SMK Muhammadiyah 5 Gresik Praktik Grafting Semangka dengan Labu

Iklan Landscape Smamda
Bertani Itu Menyenangkan: Siswa SMK Muhammadiyah 5 Gresik Praktik Grafting Semangka dengan Labu
Para siswa SMK Muhammadiyah 5 Gresik praktik grafting Semangka dengan Labu. (Isnaini Titawati/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kegiatan belajar di Konsentrasi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMK Muhammadiyah 5 Gresik kali ini terasa berbeda dan penuh antusiasme.

Para siswa sedang melakukan praktik grafting (sambung pucuk) tanaman semangka dengan batang bawah labu, sebuah teknik budidaya modern yang tergolong unik sekaligus menantang.

Praktik ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis keterampilan yang menekankan pengalaman langsung di lapangan.

Dengan didampingi guru produktif, siswa belajar bagaimana menggabungkan dua jenis tanaman berbeda agar tumbuh menjadi satu tanaman yang lebih kuat dan produktif.

Grafting semangka pada labu bukan tanpa alasan. Batang bawah labu dikenal memiliki daya tahan akar yang kuat, lebih tahan terhadap penyakit tular tanah, serta mampu menyerap unsur hara lebih optimal.

Sementara itu, bagian atas tetap menggunakan varietas semangka unggul yang menghasilkan buah manis dan berkualitas.

Melalui teknik ini, siswa memahami bahwa inovasi dalam pertanian tidak selalu tentang alat canggih, tetapi juga tentang rekayasa tanaman yang cerdas dan ramah lingkungan.

Kegiatan dimulai dari pemilihan bibit, pemotongan batang dengan sudut tertentu, proses penyambungan, hingga pemasangan klip grafting agar sambungan tidak bergeser.

Setelah itu, bibit diletakkan di tempat teduh dengan kelembapan terkontrol untuk mempercepat proses penyatuan jaringan tanaman.

Para siswa terlihat teliti dan sabar selama proses berlangsung. Mereka menyadari bahwa keberhasilan grafting sangat bergantung pada ketepatan teknik dan ketelatenan.

“Seru sekali karena ini pertama kalinya kami menyambung dua tanaman berbeda. Ternyata butuh fokus dan tangan yang halus,” ungkap Nauval, salah satu siswa ATPH dengan penuh semangat.

Guru pendamping praktik ATPH menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi benar-benar menguasai keterampilan budidaya modern.

“Teknik grafting ini sangat penting dikenalkan kepada siswa karena sudah banyak diterapkan dalam budidaya hortikultura modern. Dengan batang bawah yang kuat, tanaman semangka bisa lebih tahan penyakit dan hasil panennya lebih optimal. Kami ingin siswa terbiasa dengan teknologi pertanian yang aplikatif dan bernilai ekonomi,” ujar Farah Irsalina, selaku guru pendamping ATPH SMK Muhammadiyah 5 Gresik.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan minat siswa terhadap dunia pertanian yang inovatif dan tidak kalah dengan bidang teknologi lainnya.

Kegiatan ini bukan hanya mengajarkan teknik budidaya, tetapi juga menanamkan pola pikir bahwa pertanian adalah bidang yang penuh inovasi dan peluang usaha.

Dengan keterampilan seperti ini, siswa diharapkan siap menghadapi dunia kerja maupun berwirausaha di bidang hortikultura.

Melalui praktik grafting ini, siswa belajar bahwa bertani itu menyenangkan, ilmiah, dan penuh kreativitas. SMK Muhammadiyah 5 Gresik terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang nyata, aplikatif, dan selaras dengan perkembangan teknologi pertanian modern.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu