Sains tidak harus rumit, dan hal itu dibuktikan dalam kegiatan Chemistry Fun Experience yang diselenggarakan di SD Muhammadiyah (SDM) 10 Balongbendo, (11/10/2025).
Siswa kelas VI berkesempatan menjadi ilmuwan cilik pada kegiatan yang difasilitasi oleh Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Analitik Data, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat siswa terhadap ilmu sains, khususnya praktik ilmu kimia. Sorotan utama hari itu adalah simulasi gunung meletus dan pembuatan lampu lava (lava lamp) sederhana.
Dr. Triyanda Gunawan S.Si dosen Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Analitik Data, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dalam sambutannya menekankan bahwa mereka ingin mengenalkan kimia melalui percobaan yang menyenangkan bagi anak-anak.
“Tujuan kami dalam kegiatan hari ini adalah untuk mengenalkan kimia kepada anak-anak SD Muhammadiyah 10 Balongbendo melalui percobaan sederhana,” jelasnya.
Eksperimen Simulasi Gunung Vulkanik dan Lampu Lava
Seperti judul kegiatan Chemistry Fun Experience, pengalaman belajar kimia yang menyenangkan. Didampingi oleh kakak-kakak mahasiswa dari Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Analitik Data ITS, para siswa sangat antusias mempelajari eksperimen tersebut.
Pada percobaan simulasi gunung vulkanik, disediakan model gunung berapi mini. Mereka mencampurkan cuka dan soda kue (natrium bikarbonat) yang telah diberi pewarna merah.

Hasilnya, “boom!” Busa merah menyembur keluar dari puncak gunung layaknya lahar. Reaksi ini merupakan contoh klasik dari pelepasan gas karbon dioksida yang membuat cairan naik. Semangat dan antusiasme siswa pun ikut meledak, membuncah tinggi—lebih dahsyat dibandingkan letusan gunung tersebut.
Tak kalah seru, siswa juga diajak membuat lava lamp (lampu lava) menggunakan gelas, minyak goreng, air yang diberi pewarna, dan tablet effervesen. Kali ini mereka menggunakan suplemen CDR dan soda kue.
Perbedaan massa jenis antara air dan minyak membuat cairan tetap terpisah. Ketika tablet dimasukkan, gas yang dilepaskan mendorong gumpalan air berwarna ke atas, menciptakan efek naik-turun yang menyerupai lava.
Cahaya lampu senter di bawah gelas memberikan efek indah, dan lampu semakin menyala terang secerah semangat bereksperimen para siswa kelas VI.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 10 Balongbendo, Anna Mey Jayanti S.Pd turut berterima kasih dan menyampaikan rasa bangganya atas kegiatan yang difasilitasi oleh Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Analitik Data, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini.
“Kegiatan ‘Chemistry Fun Experience’ ini sangat efektif untuk mengenalkan kimia dasar kepada siswa SD, dan mendobrak stigma bahwa kimia itu sulit. Ini adalah cara yang fantastis untuk memperkenalkan kimia secara mendasar dan ceria,” ujarnya.






0 Tanggapan
Empty Comments