Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, SMP Muhammadiyah 5 Karanggeneng menyelenggarakan Festival Ramadan 1447 H dengan berbagai perlombaan menarik dan dikunjungi Bupati Lamongan Yes, Selasa (10/3/2026) pukul 10.00 WIB.
Festival dimulai 6 Maret 2026 dan ditutup 11 Maret 2026 bertempat di Kompleks SMP Muhammadiyah 5 Karanggeneng. Rangkaian lomba meliputi kaligrafi, dai, seni baca & puitisasi Al-Quran, storytelling, dan azan.
Kaligrafi berfungsi sebagai media dakwah, pendidikan karakter, ekspresi spiritual, serta pelestari budaya. Lomba dai bertujuan mengasah kemampuan public speaking, keberanian, serta menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini.
Puitisasi Al-Quran bertujuan untuk mentransformasikan terjemahan ayat suci ke dalam bentuk puisi agar maknanya lebih mudah dihayati, dipahami, dan dirasakan keindahan sastranya.
Storytelling bertujuan untuk menyampaikan pesan, informasi, atau nilai-nilai (moral/budaya) secara menarik dan mudah diingat, sekaligus menghibur pendengar atau pembaca.
Lalu lomba adzan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, dan keberanian anak dalam mengumandangkan azan dengan benar (tajwid/makhraj) serta indah. Ketentuan umum festival yaitu seluruh siswa wajib mengikuti minimal 1 cabang lomba. Keputusan juri bersifat mutlak.
Saat lomba azan, Bupati Lamongan (Yes) datang didampingi kepala dinas pendidikan (Shodikin, M.Pd). Muazin yang terdiri dari Shoib Muhammad (juara 1) Ahmad Faris romadhoni (juara 2), Hafizh Muhammad Akmal (juara 3), Sandy abdiansyah (harapan 1), Azka bintang Fidiansyah (harapan 2), Ananda Rian Ainul Yaqin (harapan 3), Agung Gumelar (harapan 4) dan Amiril Mu’minin Himawan (harapan 5) diberi apresiasi.
“Jangan sampai kumandang lomba azan lantas menjadikan kalian membatalkan puasa bedukan,” tutur Bupati
Bupati juga mengutip hadis riwayat Bukhari. Sesungguhnya tidaklah jin, manusia, dan sesuatu yang mendengar suara muazin maka akan menjadi saksi pada hari kiamat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments