Di tengah suasana Islamabad yang diselimuti gelombang demonstrasi, semangat dakwah dan kebersamaan tetap menyala di hati para kader Muhammadiyah.
Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Pakistan kembali menyelenggarakan Grand Opening Milad Muhammadiyah ke-113, Sabtu (11/10/2025), bertempat di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad.
Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini dihadiri oleh jajaran KBRI Islamabad, pengurus PCIM dan PCIA Pakistan, serta mahasiswa-mahasiswi Indonesia yang menempuh pendidikan di International Islamic University of Islamabad (IIUI).
Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat dakwah, pendidikan, dan kemanusiaan sebagaimana diwariskan oleh pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan.
Meskipun di luar area kedutaan situasi Islamabad tengah dinamis akibat demonstrasi, acara tetap berlangsung tertib dan khidmat. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci al-Qur’an, sambutan dari ketua panitia dan perwakilan KBRI, serta pemaparan refleksi sejarah dan peran Muhammadiyah di Indonesia maupun di kancah internasional. Suasana semakin hidup dengan penampilan bela diri Tapak Suci (TS) yang menghibur para hadirin.
Pelaksana Fungsional Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Islamabad, Rahmat Hindiarta Kusuma, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat kader Muhammadiyah di Pakistan.
Ia mengingatkan pentingnya melanjutkan perjuangan dakwah internasional Muhammadiyah serta meneladani tiga etos kerja Muhammadiyah yang pernah disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir salah satunya, “Sedikit bicara, banyak bekerja.”
Grand Opening Milad Muhammadiyah ke-113 ini menjadi simbol semangat juang dan konsistensi kader Muhammadiyah di luar negeri, bahwa dakwah dan karya tak mengenal batas geografis maupun kondisi. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments