Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Cahaya Sang Guru, Kado Istimewa SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Saat Akhirussanah 2025

Iklan Landscape Smamda
Cahaya Sang Guru, Kado Istimewa SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Saat Akhirussanah 2025
pwmu.co -
SD Mudri

PWMU.CO – Menggelar Akhirussanah kelas 6 tahun ajaran 2024/2025, SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) mempersembahkan penampilan terbaik dari siswa siswinya.

Memberikan kesempatan kepada wali murid untuk tampil menyampaikan uneg uneg adalah salah satu momen yang dinantikan, Sabtu (14/6/2025).

Bertempat di halaman SD Mudri, Jl. Raya Pancawarna 11 C AU 18-19 Kota Baru Driyorejo, acara Akhirussanah kelas 6 berlangsung tepat pukul 08.00 WIB.

Lebih lanut, bertugas sebagai MC (Master of Ceremony) adalah Izzatun Nafsy SPd dan Fadilla Puspita Dewi SPd. Mereka berdua tampil anggun dalam balutan gamis bernuansa hijau.

Pregolan Sambut 126 Wali Murid

Tenda warna putih beraksen hitam disiapkan untuk 63 siswa kelas 6 yang mengikuti Akhirussanah pada Sabtu (14/6/2025).

Alfionita Kusumawardhani SSi SPd, Siti Nur Hidayah SPd, dan Anisah Puspitasari SPd selaku wali kelas 6 telah bersiap menyambut 126 wali murid di depan pregolan (istilah pintu gerbang dalam bahasa jawa).

Agenda ini terbuka dengan sambutan Ketua PCM Driyorejo, Drs Abdul Wahab MM yang mengingatkan agar semua amal usaha Muhammadiyah tidak lengah sedikitpun akan capaian yang sudah didapat. Hal tersebut, lanjutnya, agar tetap bisa membuat terobosan baru untuk kemajuan sekolah.

Pada kesempatan Akhirussanah ini, wali murid juga mendapat kesempatan untuk menyampaikan uneg-uneg (istilah bahasa Jawa untuk arti isi hati) mereka. Salah satu wali murid yang berkesempatan untuk menyampaikan uneg uneg adalah Afakhrul Masub Bakhtiar.

“Kami persilahkan kepada bapak Afakhrul Masub Bakhtiar selaku walimurid dari ananda Violeta Maharani Afit Bakhtiar dari kelas 6 Abu Bakar Ash Shiddiq untuk menuju panggung memberikan kesan dan pesan kepada SD Mudri” kata Izzatun Nafsy SPd.

Mengucap salam dengan nada gemetar, Afakhrul Masub Bakhtiar membuka secarik kertas dari salah satu saku jas hitam yang dikenakannya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Hari ini bukan akhir, tapi sebuah awal. Anak-anak kita berdiri di ambang gerbang baru, setelah enam tahun ditempa dengan ilmu. Mereka datang sebagai bocah yang mengeja, dan hari ini mereka berpulang sebagai pribadi yang mulai memahami makna” tutur Afakhrul.

Afakhrul yang juga merupakan Dosen di Universitas Muhammadiyah Gresik ini tak kuasa menitikkan air mata saat ia mulai membacakan puisi. Adapun puisi tersebut ia persembahkan untuk semua guru SD Mudri sebagai ungkapan rasa syukur dan terimakasih.

Cahaya Sang Guru

Dalam genggamanmu, anak busur terlepas
Melintasi cakrawala, membelah batas
Di tempat kebijaksanaan, diasah mimpi
Menjadi lentera di gelapnya sepi

Engkau bukan sekedar penyampai kata
Tetapi pemahat jiwa, penjaga asa
Menanam nilai dalam hati yang muda
Mengukir masa dapan dalam tiap nada

Kami titipkan harapan pada tanganmu
Agar anak anak kami menjemput waktu
Menjadi nyala, menjadi terang
Menjadi peradaban yang gemilang
Terimakasih, guru, penjaga lentera
Atas cahaya yang tak pernah pudar selamanya.

Puisi yang menyentuh hati ini tak ayal membuat guru, staff, tamu undangan dan siswa pun ikut terbawa suasana haru. “Puisinya menyentuh hati dan ini kejutan buat kami, kado yg indah hari ini ” ujar Ketua panitia Akhirussanah 2025, Melan Damayanti SPd.

“Terimakasih kepada kepala sekolah, semua guru, staff, dan jajarannya yg telah mendidik anak anak kami selama 6 tahun. Semoga SD Mudri terus menjadi sekolah rujukan terbaik” pungkas Afakhrul(*)

Penulis Elisyah Susanty, Editor Danar Trivasya Fikri

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu