Ajang Chusnan David Cup (CDC) 2025 yang digelar PIMDA 06 Tapak Suci Surabaya berlangsung meriah di Maspion Square Mall, Surabaya, pada (14-16/11/2025).
Turnamen yang diikuti ratusan atlet muda dari tingkat TK hingga SMA ini mempertandingkan kategori olahraga dan seni pencak silat Tapak Suci.
CDC digelar sebagai bentuk penghormatan kepada Pendekar Chusnan David, salah satu pendiri Tapak Suci di Kota Surabaya sekaligus pencipta Jurus Nasional Harimau. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad Muhammadiyah.
Pada tahun ini, kontingen LKSA Muhammadiyah Rungkut menurunkan 6 atlet dan berhasil membawa pulang 5 medali. Berikut daftar peraih medali:
1. Bintang Mulyanto – Juara 1, Kelas Bebas SD
2. Moch. Syahrul Ramadhan – Juara 2, Kelas F SMP
3. Mohammad Ardhani Ramadhan – Juara 2, Kelas M SD
4. Lionel Habibi Al-Muttaqien – Juara 3, Kelas G SMP
5. Daffa Zaidan Afif Ad-Dahlan – Juara 3, Kelas H SMP
Kepala LKSA Muhammadiyah Rungkut, Suprapto, S.Pd, memberikan apresiasi atas capaian membanggakan tersebut.
“Alhamdulillah, dari enam atlet yang berlaga, lima di antaranya meraih medali. Ini pencapaian 83 persen. Namun saya berpesan kepada anak-anakku, jangan sombong. Teruslah berjuang karena hidup adalah perjuangan. Turnamen ini bagian dari melatih diri menghadapi tantangan hidup,” ujarnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada atlet yang belum meraih medali.
“Tidak perlu berkecil hati. Hidup itu seperti roda berputar. Saat di bawah jangan minder, saat di atas harus tetap menjaga keseimbangan agar tidak jatuh,” tambahnya.
Suprapto turut menyampaikan terima kasih kepada pelatih Tapak Suci LKSA, Ahsan, atas dedikasinya membimbing para atlet.
Pesan Pelatih: Buktikan Anak Asuh Bisa Berprestasi
Pelatih Tapak Suci LKSA, Ahsan, mengapresiasi perjuangan anak-anak yang tampil maksimal.
“Selamat kepada anak-anak yang telah memberikan semuanya, semangat juang dan kesabaran. Tetap jaga fokus dan fisik karena insyaAllah akan ada event berikutnya. Buktikan bahwa anak asuh juga bisa konsisten berprestasi dan menjadi kader persyarikatan terbaik,” katanya.
Ahsan menambahkan bahwa kontingen ini tergolong baru, namun menunjukkan perkembangan pesat.
“Secara keseluruhan ada peningkatan. Anak-anak lebih berani menyerang dan memperlihatkan skill mereka. Stamina, power, dan balance juga meningkat. Meski tentu masih ada PR yang harus diselesaikan.”
Gelaran CDC 2025 menjadi momentum penting bagi atlet muda Tapak Suci, khususnya bagi anak-anak LKSA Muhammadiyah Rungkut yang terus menunjukkan potensi dan perkembangan positif. Keberhasilan meraih 5 medali menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten mampu melahirkan generasi berprestasi.
Acara ini sekaligus mempertegas peran Tapak Suci sebagai wadah pembinaan karakter, sportivitas, dan disiplin bagi generasi muda Muhammadiyah.
Mata’ul Khaqiqi






0 Tanggapan
Empty Comments