Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah 08 Kandangsemangkon Paciran Lamongan Jawa Timur, menyelenggarakan Class Meeting Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H/2025 M.
Kegiatan dilaksanakan pada hari ahad 7 September 2025 di mulai pukul 08.00–11.00 WIB bertempat di Masjid Darussalam Muhammadiyah Kandangsemangkon.
Kegiatan Class Meeting Maulid Nabi Muhammad SAW adalah dalam rangka mengingat kembali kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Di pagi yang teduh, anak-anak bersarung dan berjilbab rapi, melangkah ke Masjid Darussalam dengan wajah bersinar.
Mereka bukan sekadar hadir untuk sebuah acara, tapi untuk menyambut cinta, cinta kepada Rasulullah SAW, yang telah mengajarkan kelembutan dalam kekuatan, kesabaran dalam perjuangan, dan kasih dalam kepemimpinan.
Acara Class Meeting Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di MI Muhammadiyah 08 Kandangsemangkon, Paciran, Lamongan, benar-benar menjadi momen penuh makna dan spiritualitas.
Adapun rangkaian kegiatan Class Meeting ini di antaranya, murrotal Juz Amma (Juz 30) dengan bersama-sama menyelesaikan bacaan Juz Amma sebagai bentuk syukur dan penguatan spiritual, penampilan siswa-siswi seperti puisi, puisisasi, dan qishosul Quran.
Menurut Kepala MI Muhammadiyah 08 Kandangsemangkon, Afnan Nafi’, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan momen Maulid sebagai sarana pembelajaran karakter, memberikan suasana baru yang menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik, serta menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui pendekatan yang sederhana namun mendalam.
Maulid ini bukan sekadar peringatan. Ia adalah penanaman nilai-nilai, di antaranya:
1. Kejujuran yang tak tergoyahkan
2. Kesabaran dalam menghadapi tantangan
3. Kepedulian terhadap sesama
4. Kerendahan hati dalam keberhasilan.
Dan di balik semua itu, ada satu pesan yang paling dalam, bahwa mencintai Nabi berarti mencintai kebaikan, dan mencintai kebaikan berarti menjadi cahaya bagi dunia.
Maulid Nabi sebagai Wujud Kurikulum Cinta
Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW sangat selaras dengan prinsip Kurikulum Berbasis Cinta, sebuah pendekatan pendidikan yang menempatkan cinta sebagai inti dari proses belajar, pembentukan karakter, dan hubungan antar manusia serta makhluk hidup
Peringatan Maulid Nabi di sekolah seperti MI Muhammadiyah 08 Kandangsemangkon sebagai upaya untuk mencerminkan nilai-nilai Islami.
Dengan menumbuhkan cinta kepada Rasulullah SAW melalui kisah hidup dan keteladanan beliau, menguatkan karakter mulia seperti sabar, jujur, dermawan, dan rendah hati, serta membangun suasana belajar yang menyentuh hati, bukan sekadar kognitif.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments