Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Crew PWM Jatim Nobar Buya Hamka, Prof Biyanto: Layak Ditonton Warga Muhammadiyah

Iklan Landscape Smamda
Crew PWM Jatim Nobar Buya Hamka, Prof Biyanto: Layak Ditonton Warga Muhammadiyah
pwmu.co -
Biyanto (kanan) berama keluarga dan crew PWM Jatim saat nobar film Buya Hamka di Cinepolis Citi Surabaya, Rabu 19 April 2023. (Bahru Huda/PWMU.CO)

Crew PWM Jatim Nobar Buya Hamka, Prof Biyanto: Layak Ditonton Warga Muhammadiyah; Liputan Siti Agustini Kontributor PWMU.CO Sidoarjo

PWMU.CO – Crew PWM dan keluarga nonton bareng (nobar) film biopik Buya Hamka, Rabu (19/4/2023) di Cinepolis Cito Surabaya. Ikut hadir Sekretaris PWM, Prof Biyanto dan Wakil Ketua Ir Tamhid Masyhudi.

Hampir semua crew yang ikut menyaksikan tayangan perdana film ini, yakni crew Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Pimpinan Wilayah (PWA), majelis, dan organisasi otonom. Total 56 orang yang ditandai dari pembelian tiketnya. 

Ini dijelaskan Zainal Arifin SPdI, staf Sekretariat PWM. “Sebenarnya 56 tiket film yang dibeli untuk nonton bareng ini. Tapi dapat potongan sehingga kita hanya membayar 53 tiket,” tambahnya.

Acara nobar ini pun diakhiri dengan buka bersama. Tetap bertempat di Cito, Zainal lebih dulu sudah reservasi. Menikmati makanan dan minuman buka puasa bersama keluarga besar PWM dengan suasana kekeluargaan yang hangat.

Keluarga Tamhid Masyhudi berpose dengan setting poster film Buya Hamka di Cinepolis Citi Surabaya, Rabu 19 April 2023. (Afifun Nidlom/PWMU.CO)

Kesan Tokoh yang Mendalam

Bagi sebagian orang yang baru atau sudah mengenal Buya Hamka, film ini tetap mengesankan.Terutama bagaimana sosok tokoh ini dan perjuangannya sebagai tokoh ‘Muhammadiyah’ dan nasionalisnya.

“Film ini berkisah keteguhan Buya Hamka dalam berjuang untuk agama dan umat, melalui Persyarikatan Muhammadiyah. Demikian juga perjuangan Buya dalam kemerdekaan negeri,” tutur Prof Biyanto tentang cerita film Buya Hamka.

Laki-laki kelahiran Lamongan ini menambahkan ada juga kisah awal persahabatan Buya Hamka dan Bung Karno. 

“Banyak kisah baru tentang perjuangan Buya yang baru saya ketahui dalam film ini,” katanya.

“Saya menikmati film Buya Hamka volume pertama ini. Sebelumnya saya juga sudah baca banyak buku karya Hamka. Termasuk buku berjudul Ayah yang ditulis Irfan Hamka, salah satu putra Buya. Karena itu tadi saya nonton sambil mbrebes mili (menangis),” katanya. 

Menurut Biyanto, film ini bagus. Layak jadi tontonan keluarga dan aktivis Persyarikatan. “Semoga kita bisa mengambil hikmah dari film ini, terutama prinsip yang kuat Buya Hamka untuk selalu memperjuangkan agama dan bangsa,” harapnya.

Crew PWM dan keluarga berbuka bersama. Crew PWM Jatim Nobar Buya Hamka (Zainal Arifin/PWMU.CO)

Kader Muhammadiyah Contohlah Buya Hamka

Tamhid Masyhudi menegaskan sosok Buya Hamka merupakan bagian dari Muhammadiyah.  

Ia sosok kader yang ikut membesarkan Muhammadiyah Makasar dan Sumatera Timur. “Contohlah pejuang seperti Buya Hamka ini. Untuk warga Muhammadiyah, mari nonton!” tuturnya dengan tegas.

Editor Mohammad Nurfatoni

https://pwmu.co/289650/04/12/saat-buya-hamka-diberhentikan-dari-ketua-muhammadiyah-sinopsis-film/
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu