Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

DAD IMM Rhodium–Teknesium UM Berakhir Haru dan Penuh Kebanggaan

Iklan Landscape Smamda
DAD IMM Rhodium–Teknesium UM Berakhir Haru dan Penuh Kebanggaan
Foto bersama usai Darul Arqam Dasar IMM Rhodium dan Teknesium UM. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Rangkaian kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Rhodium dan Teknesium Universitas Negeri Malang (UM) telah berakhir dengan lancar dan khidmat. Kegiatan berlangsung di Masjid Imam Bukhari, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang, pada Jumat–Ahad (5–7/12/2025).

Sebagai program perkaderan utama IMM, DAD berfungsi sebagai gerbang kaderisasi yang membentuk mahasiswa menjadi kader intelektual, militan, dan berideologi kuat. Di sinilah internalisasi nilai, karakter, serta orientasi gerakan IMM mulai ditanamkan secara sistematis.

Pelaksanaan DAD kali ini menghadirkan enam materi pokok yang saling terhubung dan membentuk rangkaian pembelajaran yang utuh.

Materi Keislaman, Kemuhammadiyahan, dan Ke-IMM-an menjadi fondasi ideologis dan spiritual kader, memperkuat pemahaman tentang nilai Islam berkemajuan serta identitas kader IMM. Sementara itu, materi Literasi, Logika dan Sistematika Berpikir, serta Analisis Sosial menjadi penguatan intelektual yang membantu kader membaca realitas, berpikir kritis, dan merespons persoalan sosial dengan landasan nilai yang benar. Sinergi keenam materi ini diharapkan melahirkan kader yang religius, cerdas, dan peka terhadap persoalan masyarakat.

Berbagai proses telah dijalani peserta, mulai dari penyampaian materi hingga sesi Focus Group Discussion (FGD).
Pada FGD pertama, yang mencakup materi Keislaman, Kemuhammadiyahan, dan Ke-IMM-an, peserta membahas trikoda IMM: Religiusitas, Intelektualitas, dan Humanitas. Mereka dibagi menjadi kelompok untuk mengkaji salah satu aspek trikoda, kemudian berdiskusi dan beradu argumen mengenai urgensi masing-masing.

Suasana diskusi berlangsung hidup, menunjukkan antusiasme dan keseriusan peserta dalam memahami jati diri kader IMM.
FGD ini ditutup dengan kesimpulan bahwa ketiga aspek trikoda bukan untuk dipertentangkan, melainkan saling melengkapi dan sama-sama menjadi dasar pembentukan kader IMM yang ideal.

FGD kedua mengintegrasikan materi Literasi, Logika dan Sistematika Berpikir, serta Analisis Sosial. Peserta diminta mencari dua data untuk dianalisis dan menghubungkan keterkaitan di antara keduanya. Tema yang muncul pun beragam, seperti hubungan pendidikan dan kemiskinan, kriminalitas dan pengangguran, penggunaan media sosial dan kesehatan mental, hingga deforestasi dan bencana alam.

Tujuan kegiatan ini adalah melatih kader membaca persoalan secara kritis, memetakan akar masalah, serta merumuskan hubungan sebab-akibat secara logis.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Selain diskusi, peserta juga menerima penugasan keagamaan berupa menghafal dan memaknai QS Ali Imran ayat 104 dan 110, serta QS Al-Ma’un ayat 1–7. Mereka juga diberi kesempatan menyampaikan kultum sebagai latihan komunikasi religius.

Memasuki tahap akhir perkaderan, para instruktur memberikan sesi pemantapan dan penguatan kader. Peserta dibagi ke dalam kelompok kecil berisi dua hingga tiga orang untuk melakukan muhasabah bersama instruktur, sekaligus merefleksikan seluruh materi yang telah dipelajari. Sesi ini berlangsung selama kurang lebih 50 menit dan menjadi titik penting pembentukan kesadaran diri peserta sebagai calon kader IMM.

Setelahnya, Master of Training (MoT) mengumpulkan seluruh peserta dalam formasi melingkar. Dengan lampu yang diredupkan, alunan musik sendu, dan pembacaan puisi oleh Adzika Fairiza, suasana haru menyelimuti ruangan. Banyak peserta yang meneteskan air mata, tersentuh oleh momen kontemplatif tersebut.

Prosesi dilanjutkan dengan pengukuhan kader, dipimpin oleh Syahfiar Arsal Haq. Lingkaran kader yang dikelilingi instruktur dan pimpinan komisariat menciptakan suasana khidmat, haru, sekaligus membanggakan. Inilah momen resmi ketika para peserta menyatakan ikrar dan sah menjadi kader IMM.

DAD IMM Rhodium dan Teknesium UM tahun ini diharapkan dapat melahirkan kader-kader baru yang siap berproses lebih jauh, mengabdikan diri, serta membawa semangat bergerak untuk umat, bangsa, dan persyarikatan.

Kegiatan kemudian ditutup oleh Tri Anggara Medhi Sampurno, Ketua Umum Koordinator Komisariat (Koorkom) IMM UM. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat datang kepada para kader baru IMM UM dan berpesan agar mereka terus menjaga komitmen, semangat belajar, dan integritas sebagai bagian keluarga besar IMM.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu