Suasana sore yang hangat penuh kebersamaan terasa di halaman KB dan TK Aisyiyah Bajang, Mlarak, Ponorogo, Selasa (10/03/2026).
Menjelang penghujung hari efektif sekolah di bulan Ramadhan, keluarga besar sekolah menggelar kegiatan buka puasa bersama yang teramaikan oleh guru, siswa, serta wali murid.
Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena melibatkan partisipasi aktif para wali murid. Sejak beberapa tahun terakhir, tradisi kebersamaan ini telah menjadi budaya di lingkungan sekolah.
Sajikan Buah hingga Jajan Tradisional
Masing-masing wali murid membawa makanan, minuman, atau takjil sesuai dengan pembagian dan kesanggupan yang telah disepakati sebelumnya.
Aneka hidangan sederhana tersaji di atas tikar yang digelar di halaman sekolah. Mulai dari buah-buahan, jajanan tradisional, hingga berbagai menu rumahan yang mereka bawa dari rumah masing-masing.
Tanpa sekat, seluruh hidangan kemudian dinikmati bersama dalam suasana kekeluargaan.
Kepala KB–TK Aisyiyah Bajang, Bunda Tina menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama ini bukan sekadar agenda seremonial Ramadhan. Tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara sekolah dan wali murid.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Sekolah bukan hanya tempat belajar bagi anak-anak, tetapi juga ruang bertemu dan saling menguatkan bagi para orang tua” ujarnya.
Ia menambahkan, kebiasaan saling berbagi makanan dalam kegiatan ini juga menjadi pembelajaran sosial bagi anak-anak sejak usia dini. Mereka belajar tentang nilai berbagi, kebersamaan, dan rasa syukur.
Tadisi Penuh Kebersamaan
Salah satu wali murid mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, tradisi membawa makanan dari rumah membuat suasana buka bersama terasa lebih hangat dan penuh kebersamaan.
“Rasanya seperti keluarga besar. Dalam berbagai kegiatan solidaritas atau gotong royong menjadi landasan kegiatan sekolah, tidak pernah memberatkan, seperti buka bermasa kali ini” ujar wali murid.
“Kami membawa sesuai kebutuhan dan kesanggupan kemudian dimakan bersama. Anak-anak juga senang karena bisa berkumpul dengan teman-temannya” tuturnya.
Menjelang waktu berbuka, kegiatan bermula dengan Khotmil Qur’an, doa bersama dan tausiyah singkat tentang makna berbagi di bulan Ramadhan.
Sementara, anak-anak disibukan dengan lomba mewarnai. Setelah adzan Maghrib berkumandang, seluruh peserta menikmati hidangan berbuka dengan penuh suka cita.
Melalui kegiatan sederhana ini, KB dan TK Aisyiyah Bajang kembali menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Tetapi juga melalui pengalaman sosial yang hangat dan bermakna bersama keluarga besar sekolah.





0 Tanggapan
Empty Comments