Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan menggelar Milad Akbar ke-113 Muhammadiyah yang berlangsung khidmat dan meriah di Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla), Sabtu (20/12/2025).
Kegiatan akbar ini dihadiri sekitar 5.000 warga Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan. Milad Akbar juga dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., yang dijadwalkan menjadi pembicara utama.
Turut hadir Ketua PWM Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., Bupati Lamongan Dr. Yuhronur Efendi, M.BA., Rektor Umla Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kes., serta Ketua PDM Lamongan Drs. KH Shodikin, M.Pd. Hadir pula jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, pimpinan amal usaha Muhammadiyah, organisasi otonom, hingga keluarga besar Muhammadiyah Lamongan yang memadati arena milad.
Dalam momentum Milad Akbar tersebut, PDM Lamongan menghadirkan sejumlah agenda strategis, di antaranya launching Batik Muhammadiyah Lamongan, launching Muhammadiyah Holding Management Lamongan Group, peresmian Dome Umla, serta groundbreaking Pusat Inkubator Bisnis Umla.
Dalam sambutannya, Rektor Umla Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.kep., Ns. M.Kes, menyampaikan bahwa tahun ini Umla memasuki usia ke-7. Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milad Umla yang beriringan dengan Milad Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh PDM Lamongan.
“Hari ini Umla ingin meresmikan Dome Umla yang insyaallah akan diresmikan langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah. Dome ini sebenarnya sudah beberapa kali digunakan, salah satunya untuk Kajian Ramadan Muhammadiyah PWM Jawa Timur tahun 2024, meskipun belum diresmikan secara resmi,” ujarnya.
Ia berharap Dome Umla dapat menjadi simbol kemajuan Universitas Muhammadiyah Lamongan. Rektor juga memaparkan perkembangan signifikan Umla selama tujuh tahun terakhir, khususnya dalam peningkatan jumlah mahasiswa yang kini setiap tahunnya melampaui 1.500 mahasiswa baru.
Selain itu, percepatan di bidang sumber daya manusia juga terus dilakukan. “Saat awal kami bertugas, jumlah dosen bergelar doktor baru dua orang. Alhamdulillah, saat ini Umla telah memiliki 20 doktor, dan insyaallah tahun depan akan bertambah sekitar 20 doktor lagi,” jelasnya.
Dari sisi akademik, jumlah program studi Umla juga terus berkembang, dari awalnya 14 program studi kini menjadi 23 program studi. Pihak kampus menargetkan percepatan akreditasi unggul, baik di tingkat program studi maupun institusi.
Dalam pengembangan sarana dan prasarana, Umla menargetkan penyelesaian dua gedung strategis dalam tiga tahun ke depan, yakni Umla Tower, Dome Umla, serta pembangunan Gedung Pusat Inkubator Bisnis Umla. Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari amanah penguatan dan pemberdayaan ekonomi kampus.
Pada level internasional, Umla juga mencatat capaian membanggakan. Hingga saat ini tercatat sebanyak 96 lulusan Umla telah bekerja di luar negeri, khususnya di sektor kesehatan, di negara-negara seperti Arab Saudi dan Jepang.
Milad Akbar ke-113 Muhammadiyah ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Muhammadiyah Lamongan dalam dakwah, pendidikan, serta pemberdayaan umat menuju kemajuan yang berkelanjutan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments