Suasana hangat penuh keceriaan mewarnai ICP Camp 2025 oleh Universitas Negeri Malang (UM), Jumat-Ahad (26-28/10/2025) di Hotel Purnama, Batu.
Kegiatan ini terhadiri seluruh sekolah mitra Cambridge Assessment International Education (CAIE) ID110, termasuk SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik.
ICP Camp bukan sekadar ajang rekreasi, melainkan forum pembelajaran kolaboratif yang dirancang untuk membangun rasa kebersamaan dan kerja sama tim di antara siswa.
Tingkatkan Keterampilan Akademis
Melalui berbagai kegiatan, mereka berkesempatan untuk meningkatkan keterampilan akademis lewat permainan English, Math, dan Science yang menyenangkan.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mengasah jiwa kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta keterampilan berpikir kritis melalui aktivitas kolaboratif.
SDMM mengirimkan enam siswa ICP sebagai perwakilannya. Mereka adalah Emir Althaff Yusron, Kiara Nathania Satriady, Muhammad Rafa Aqilah Rahmada, Naradi Purbawisesa dari kelas VI Labuan Bajo.
Kemudian dua siswa kelas V Everest yaitu Abizar Ahza Sakti dan Adisa Callysta Inara. Keenamnya didampingi oleh guru ICP, Syafa’atul Ilmiah SPd. dan Arif Wahyudi SPd.
Syafa’atul Ilmiah,yang akrab dengan sapaan Mia, menuturkan bahwa rangkaian kegiatan berlangsung penuh semangat dan kaya variasi.
“Ada Speed Friending, di mana siswa berkelompok dengan peserta dari sekolah lain lalu saling mengenalkan diri dan hobi. Lalu ada Parallel Checkpoint Games, sebuah permainan outdoor yang berisi tantangan akademik English, Math, dan Science di setiap pos” tuturnya.
Selain itu, terdapat pula COC yang mirip cerdas cermat, Night Performance yang menampilkan kreativitas seni budaya, serta Outbond yang melatih kekompakan.
Pengalaman Unik Eksperimen Sains
Siswa SDMM tampak begitu antusias mengikuti setiap sesi. Randi, salah satu siswa, mengaku sangat menikmati permainan akademik. “Sangat senang dan bersemangat, terutama paralel games” ungkapnya.
Sementara itu, Adisa bercerita tentang pengalaman unik saat eksperimen sains. “Paling menantang bagian science karena diminta membuat telur berada di posisi tengah dalam segelas air dengan memberi gula halus dan garam dengan komposisi yang tepat” ujarnya penuh semangat.
Tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik, siswa SDMM juga tampil memukau di panggung malam pentas seni dengan menampilkan musik angklung. Penampilan ini mendapat sambutan meriah dari peserta lain.
Kerja keras para siswa akhirnya berbuah manis. Di akhir kegiatan, kontingen SDMM berhasil meraih prestasi gemilang. Yakni Juara 1 kategori English Parallel Checkpoint dan Juara 2 kategori Science Parallel Checkpoint.
Bagi SDMM, keikutsertaan dalam ICP Camp 2025 bukan hanya soal membawa penghargaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana belajar bersama, melatih kepercayaan diri, serta membangun jejaring dengan sekolah mitra lain di bawah naungan Cambridge.
“Yang terpenting, anak-anak belajar banyak hal. Mereka berani mencoba, berani tampil, dan berani bersaing sehat. Itu yang membentuk karakter tangguh” pungkas Mia.
Dengan penuh bangga, SDMM kembali ke Gresik membawa cerita sekaligus pengalaman yang tak ternilai. Dari Eksperimen telur yang berhasil, Speed Friending hingga Permainan angklung yang menggema di panggung adalah simbol dari semangat siswa dengan jargon“beriman, kreatif, berprestasi, yes!”






0 Tanggapan
Empty Comments