
PWMU.CO – Sebanyak 231 peserta yang terdiri dari siswa kelas VI, orangtua, dan ustadz/ustadzah SD Muhammadiyah 3 (SD IKROM) Wage mengikuti kegiatan Motivasi 2 di Masjid Al Ikrom Diponegoro, Sabtu (3/5/2025).
Kegiatan bertema “Berjuang Bersama Sukses Dunia dan Akhirat” ini menghadirkan Drs Akhmad Arqom, trainer nasional dan penulis buku, serta Ustadz Rohim sebagai narasumber.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Abid (6 Uzbekistan) dan saritilawah oleh Raisa (6 Zahrawi). Kepala SD Muhammadiyah 3 IKROM, Sonah SPd, dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam tentang perjalanan siswa selama enam tahun.
“Kebersamaan selama enam tahun yang sudah dilewati, momen baik harus dipertahankan dan yang kurang baik diperbaiki untuk masa depan,” ujarnya.

Kegiatan motivasi berlangsung interaktif. Arqom mengawali sesi dengan meminta siswa menuliskan lima sosok idola dalam potongan kertas berbentuk hati. Dalam suasana hangat, beberapa orangtua membacakan idola pilihan anak mereka. Gelak tawa dan air mata haru pun menghiasi ruangan.
Salah satu orangtua, Ibu Alisa, mengungkapkan, “Saya terharu karena anak saya menuliskan saya dan ayahnya sebagai idolanya.”
Usai sesi itu, orangtua diminta menuliskan karakter positif anak yang menurut mereka diwarisi dari orangtua. Ayah Tisha (6 Haitham) menyebut putrinya memiliki jiwa fighting yang kuat. Ayah Rafa-Rafif (6 Zahrawi) menyebut anaknya penurut dan mudah menghargai hal-hal kecil. Sementara itu, ayah Rayyan (6 Uzbekistan) mengungkapkan anaknya pantang menyerah.

Dalam materinya, Arqom menekankan bahwa kebersamaan bukan sekadar makan dan tidur bersama, tetapi mengelola lima aspek dunia anak:
- Ibadah
- Belajar
- Bermain
- Sosialisasi
- Istirahat
“Kelima hal ini jika dikelola dengan baik akan melatih anak dalam mengatur waktu, kesenangan, dan emosi,” paparnya.
Sesi ditutup dengan orangtua menuliskan harapan untuk anak yang dibacakan oleh empat siswa perwakilan: Nabila, Qal, Abid, dan Shofie.
Dalam closing statement-nya, Arqom menyampaikan pesan reflektif, “Jika ingin anak mudah diatur, maka jadilah orangtua yang banyak berjasa. Mereka akan bergantung pada kita. Untuk memperoleh hal luar biasa, kita pun harus melakukan hal luar biasa. Beri contoh, bukan teori. Libatkan Allah, dan hadapi semua persoalan bersama anak.” (*)
Penulis Afidah Amalia Editor M Tanwirul Huda






0 Tanggapan
Empty Comments