Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dari Setetes Air hingga Mimpi ke Turki: Romantisme IPM Menutup Future Leader Camp SMAMIO

Iklan Landscape Smamda
Dari Setetes Air hingga Mimpi ke Turki: Romantisme IPM Menutup Future Leader Camp SMAMIO
Penutupan acara future leader camp oleh IPM SMAMIO Gresik. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Hari terakhir pelaksanaan Future Leader Camp (FLC) IPM SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (SMAMIO), Kamis (15/1/2026) menjadi penutup yang hangat, reflektif, dan penuh inspirasi. Bertempat di Villa Santai Syariah Kota Batu, para peserta diajak menengok kembali makna ber-IPM melalui materi bertajuk Romantisme IPM.

Materi tersebut disampaikan oleh Kelana Yudinta Akbar, atau yang akrab disapa Yudin, Anggota Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Turki, yang saat ini tengah menempuh studi di Negeri Anatolia itu. Dengan gaya bertutur yang sederhana namun menyentuh, Yudin membuka sesi dengan sebuah kisah penuh makna.

Ia mengawali ceritanya dengan kisah burung pipit yang membawa setetes demi setetes air untuk memadamkan api yang membakar Nabi Ibrahim. Meski tampak kecil dan nyaris tak berarti, usaha burung pipit itu menjadi simbol ketulusan dan keberpihakan pada kebaikan. Dari cerita tersebut, Yudin mengajak peserta memahami bahwa kontribusi sekecil apa pun akan bernilai jika dilakukan dengan niat dan konsistensi.

Masuk ke inti materi, Yudin menekankan pentingnya menggali dan menguatkan potensi diri. Ia mengingatkan peserta agar tidak terjebak pada rasa minder karena kekurangan, melainkan fokus pada kelebihan dan peluang yang dimiliki. Menurutnya, IPM adalah ruang belajar yang aman untuk bertumbuh, mencoba, dan menemukan jati diri.

Melalui pengalaman pribadinya, Yudin berbagi bagaimana proses berorganisasi di IPM membuka banyak pintu kesempatan. Dari belajar kepemimpinan, membangun jejaring, hingga menempa karakter, semua proses tersebut mengantarkannya pada pengalaman berharga hingga dapat melanjutkan studi di Turki. IPM, baginya, bukan sekadar organisasi pelajar, tetapi ruang romantis yang membentuk mimpi dan arah hidup.

Tak hanya berbagi cerita, Yudin juga menyuntikkan semangat kepada seluruh peserta FLC agar berani bermimpi tinggi. Ia menegaskan bahwa latar belakang bukanlah batasan, dan mimpi besar justru harus dirawat sejak usia pelajar.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Jangan takut punya cita-cita jauh, karena Allah selalu punya cara untuk mengantarkan hamba-Nya,” pesannya di hadapan peserta.

Menjelang akhir sesi, suasana terasa lebih hening dan reflektif. Peserta diajak merenungi kembali perjalanan mereka selama mengikuti Future Leader Camp—tentang proses belajar, kebersamaan, dan makna ber-IPM. Materi Romantisme IPM pun menjadi penutup yang manis, menguatkan kembali semangat berorganisasi, serta menyalakan harapan untuk terus melangkah dan berkarya.

Dengan berakhirnya FLC IPM SMAMIO, para peserta pulang membawa lebih dari sekadar materi. Mereka membawa cerita, keyakinan, dan mimpi bahwa dari langkah kecil di IPM, jalan menuju masa depan yang besar selalu terbuka. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu