
PWMU.CO – Mahasiswa Prodi Kebidanan D3 Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) mengikuti ujian pemeriksaan bayi yang merupakan praktik dari mata kuliah Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, dan Balita.
Pelaksanaan ujian pemeriksaan bayi ini dilakukan di Klinik Pratama Rawat Inap Sahabat Keluarga Medika, Jiwan, Kabupaten Madiun. Ujian pemeriksaan bayi oleh mahasiswa Kebidanan UMMAD ini berada di bawah pengawasan pemilik Klinik Pratama Rawat Inap Sahabat Keluarga Medika, Bidan Endah Wiendiarti.
Kaprodi Kebidanan UMMAD, Nisa Ardhianingtyas SST MKes menerangkan, setelah sebelumnya mengikuti bimbingan pemeriksaan fisik bayi Senin (30/6/2025) maka selanjutnya mahasiswa mengikuti ujian praktik pemeriksaan bayi Rabu (2/7/2025) dengan pengawasan langsung dari pemilik klinik.
“Penguji skill mahasiswa saat ujian dilakukan Ibu Endah Wiendiarti. Terus semua dosen kebidanan menjadi penguji laporan asuhan kebidanannya,” terang Nisa Ardhianingtyas penanggung jawab ujian.
Nisa Ardhianingtyas menjelaskan, ujian praktik pemeriksaan fisik bayi ini dilakukan mahasiswa kebidanan dengan langsung melakukan pemeriksaan fisik bayi atau praktik neonatur pada bayi. “Mahasiswa menerangkan langkah-langkah pemeriksaan terhadap bayi yang mereka lakukan di hadapan penguji. Ada 26 langkah pemeriksaan yang mereka lakukan dan terangkan di hadapan penguji,” tuturnya.
Nisa Ardhianingtyas menyampaikan, langkah-langkah pemeriksaan bayi yang harus dilakukan mahasiswa saat ujian, misalnya pemeriksaan tanda-tanda vital seperti pemeriksaan laju napas, laju jantung, dan suhu tubuh. “Pemeriksaan telinga yang meliputi bentuk, letak, dan ada tidaknya masalah pendengarannya,” ujar Nisa.
Salah satu mahasiswa Kebidanan UMMAD yang mengikuti ujian, Siti Nur Fadilah, menyampaikan bahwa mengikuti ujian pemeriksaan bayi ini memberikan tambahan skill yang dapat digunakan saat sudah lulus nanti.
“Awal memegang bayi itu sedikit canggung, tapi senang bisa menggendong bayi, apalagi kan bukan pantom lagi yang kita pegang,” ujar Dila.
Sementara itu, Bidan Endah Wiendiarti menyampaikan bahwa pihaknya meminta izin kepada ibu-ibu yang baru saja melahirkan agar bersedia bayinya menjadi partner praktik. “Kita siapkan mahasiswa dengan lima bayi yang belum begitu lama lahir di klinik ini,” ujar Endah.
Penulis Humas UMMAD Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments