Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Darul Arqam SD Muhammadiyah 24 Surabaya Kenalkan Keteladanan Jenderal Sudirman

Iklan Landscape Smamda
Darul Arqam SD Muhammadiyah 24 Surabaya Kenalkan Keteladanan Jenderal Sudirman
Melalui Darul Arqam, Siswa SD Muhammadiyah 24 Surabaya Kenal Jenderal Sudirman (Nuraini Maslickaha/PWMU.CO)
pwmu.co -

Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya menyelenggarakan kegiatan Darul Arqam Berkarakter di Masjid Al-Mufidah pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 156 siswa dan menghadirkan materi tentang keteladanan tokoh nasional Jenderal Sudirman.

Materi tersebut disampaikan oleh Dini Fatrisia Hasniati, S.Pd., yang juga merupakan guru kelas II di sekolah tersebut. Dalam kegiatan ini, Jenderal Sudirman dipilih sebagai tokoh yang dikenalkan kepada para siswa melalui pemaparan sejarah kehidupan dan perjuangannya.

Dalam pemaparannya, Dini menjelaskan bahwa Jenderal Sudirman lahir dari pasangan Bapak Karsid Kartawiraji dan Ibu Siyem. Ia lahir di Kota Purbalingga, Jawa Tengah, tepatnya di Bodas Karangjati, pada 24 Januari 1916.

Dini juga menjelaskan bahwa Jenderal Sudirman pada masa kecil dibesarkan oleh pamannya karena kondisi ekonomi keluarganya. Lingkungan tempat ia tumbuh dikenal memiliki kedisiplinan yang kuat serta nilai-nilai agama yang dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Kondisi tersebut turut membentuk kepribadian Jenderal Sudirman yang dikenal memiliki semangat kebangsaan sekaligus berpegang pada nilai-nilai agama.

Selain menjelaskan latar belakang keluarga, Dini juga menyampaikan riwayat pendidikan Jenderal Sudirman. Ia pernah menempuh pendidikan di Taman Siswa dan melanjutkan pendidikan di HIK (Hollandsch Inlandsche Kweekschool) Muhammadiyah. Selama masa pendidikan, Jenderal Sudirman aktif dalam organisasi kepanduan Hizbul Wathan.

Keikutsertaannya dalam Hizbul Wathan tidak hanya sebatas kegiatan organisasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter melalui nilai-nilai kedisiplinan, semangat perjuangan, serta kepemimpinan. Dalam perjalanan hidupnya, Jenderal Sudirman kemudian dipercaya memimpin perang gerilya dan dikenal sebagai Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang pertama sekaligus salah satu panglima termuda.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Dalam pemaparannya, Dini juga menjelaskan sejumlah nilai keteladanan yang dapat dipelajari dari sosok Jenderal Sudirman. Selain dikenal memiliki semangat perjuangan yang tinggi, ia juga dikenal sebagai pribadi yang menjaga ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

“Jenderal Sudirman semasa hidupnya selalu menjaga kesuciannya dalam bentuk wudu, jadi ketika usai salat kondisi Sang Jenderal masih suci karena berwudu bahkan ketika batal pun akan segera mengambil wudu kembali,” tambahnya.

Selama penyampaian materi, para siswa juga menyaksikan cuplikan film yang mengisahkan perjalanan hidup Jenderal Sudirman. Dalam cuplikan tersebut ditampilkan kisah perjuangan Jenderal Sudirman yang tetap memimpin perang gerilya meskipun dalam kondisi kesehatan yang terbatas.

Kegiatan Darul Arqam Berkarakter ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan siswa di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan pada tokoh nasional yang juga dikenal sebagai kader Muhammadiyah.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai sejarah tokoh nasional sekaligus mengenalkan nilai-nilai keteladanan yang terdapat dalam perjalanan hidup Jenderal Sudirman. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡