Proyek yang hanya dikerjakan dalam waktu kurang dari dua hari dan dijuluki “Proyek Roro Jonggrang” berhasil membawa nama SMA Muhammadiyah 8 Gresik (Smamdela) meraih juara 1 Kompetisi Nasional EBY Fraksi Partai Demokrat DPR RI pada Senin (10/11/2025) di Gedung Nusantara I Lantai 9, Ruang Paripurna Fraksi Partai Demokrat, Senayan, Jakarta.
Film pendek berjudul Tuladha merupakan karya kolaboratif tim Motreight Smamdela, studio foto dan produksi yang dikelola oleh siswa dan alumni program Desain Komunikasi Visual (DKV) Smamdela.
Tim ini terdiri atas Fajar Izzul Muslimin sebagai penulis naskah dan sutradara, Alif Aminulloh (kelas XII) sebagai pemeran utama, Ahmad Prambudi sebagai pembina, serta Ricky Maulana Ferdiansyah, S.Or yang juga turut berperan dalam produksi. Tokoh anak dalam film diperankan oleh Ken Surya, putra Ahmad Prambudi.
“Kami menyebutnya Proyek Roro Jonggrang karena pengerjaannya benar-benar dikejar waktu, kurang dari dua hari, tapi semua berjalan lancar berkat komitmen dan saling mendukung,” ujar Fajar Izzul Muslimin saat ditemui usai kepulangannya dari Jakarta.
Fajar juga menjelaskan bahwa ide film berawal dari brainstorming ringan setelah kuliah, terinspirasi film-film pemenang lomba sejenis. Naskah bertema keteladanan itu kemudian diberi judul Tuladha. Proses pembuatan dimulai Jumat (7/11/2025) sore hingga Sabtu (8/11/2025) pagi, diselingi jadwal kuliah, pekerjaan, dan kegiatan masing-masing anggota.
“Ada yang memegang kamera, mengedit, membuat poster, dan mengisi voice over. Semua berjalan bersamaan sesuai perannya,” tambah Fajar.
Meski bersaing dengan tim dari sekolah-sekolah DKV dan multimedia di tingkat nasional, tim Motreight Smamdela tampil percaya diri. Hasilnya, film mereka dinobatkan sebagai Juara 1 Nasional, mengungguli sembilan finalis lain.
“Saat disebut ‘Kabupaten Gresik, Jawa Timur’, kami langsung saling pandang karena sadar hanya kami satu-satunya dari Gresik. Rasanya campur aduk: senang, terharu, dan bangga,” kenang Alif Aminulloh.
Sebagai penghargaan, tim menerima piala, piagam, dan uang pembinaan senilai Rp 15 juta yang diserahkan langsung oleh Dr. H. Edhie Baskoro Yudhoyono, B.Com., M.Sc., bersama Marwan Cik Asan, S.T., M.M.
“Ini bukan sekadar soal juara, tapi juga bukti bahwa kreativitas bisa lahir dari ruang mana pun, termasuk sekolah Muhammadiyah di Gresik,” tegas Ahmad Prambudi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments