Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Diklat Dewan Kerabat Qobilah Buya Hamka SMAM 8 Sukodadi Perkuat Kepemimpinan Kader Hizbul Wathan

Iklan Landscape Smamda
Diklat Dewan Kerabat Qobilah Buya Hamka SMAM 8 Sukodadi Perkuat Kepemimpinan Kader Hizbul Wathan
Foto bersama peserta Diklat dewan kerabat berama ramanda Arief. (Amalia Kusuma Citra/PWMU.CO)
pwmu.co -

Dewan Kerabat Qobilah Buya Hamka SMAM 8 Sukodadi menyelenggarakan kegiatan Diklat Dewan Kerabat Hizbul Wathan (HW) sebagai upaya strategis dalam memperkuat kepemimpinan dan kualitas kader kepanduan.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, (12–14/1/2026) bertempat di MTs Muhammadiyah 30 Padengan, Desa Padengan, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.

Diklat Dewan Kerabat ini diikuti oleh anggota Dewan Kerabat Qobilah Buya Hamka SMAM 8 Sukodadi dan menjadi bagian penting dari proses kaderisasi Hizbul Wathan di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali kader dengan pemahaman kepemimpinan, manajemen kegiatan, serta penguatan karakter dan akhlak sesuai nilai-nilai Hizbul Wathan.

Pada hari ke dua dalam kegiatan ini penyampaian materi oleh M. Arief Andriansyah, S.Ak, selaku Wakil Ketua Kwartir Daerah Hizbul Wathan Lamongan. Dalam sesi pembukaannya, Arief terlebih dahulu mengajak seluruh peserta untuk melakukan Tepok HW sebagai upaya membangkitkan semangat dan kebersamaan peserta Diklat.

“Hizbul Wathan bukan sekadar kegiatan kepanduan, tetapi wadah pembinaan kader Muhammadiyah yang menanamkan kepemimpinan, tanggung jawab, dan akhlak sejak dini,” ujar Arief dalam penyampaian materinya.

Rasa Peduli

Dalam paparannya, Arief menjelaskan bahwa sistem latihan Hizbul Wathan dirancang berbasis kelompok atau regu. Pola ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memimpin, berkomunikasi, bekerja sama, serta menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama. Menurutnya, melalui sistem tersebut, para pandu tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga ditempa secara mental dan karakter.

“Melalui latihan berkelompok, seorang pandu belajar memimpin dan dipimpin. Di situlah nilai kepemimpinan, komunikasi, dan tanggung jawab itu tumbuh secara alami,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arief menegaskan bahwa Dewan Kerabat memiliki peran strategis dalam keberlangsungan latihan Hizbul Wathan di Qobilah atau sekolah. Dewan Kerabat tidak hanya bertugas sebagai pengurus kegiatan, tetapi juga sebagai pendamping kegiatan di qobilah.“Dewan Kerabat adalah Pelaksanaan latihan Hizbul Wathan di sekolah. Kalian bukan hanya mengatur kegiatan, tetapi juga dipersiapkan menjadi pendamping dan teladan di Qobilah atau sekolah ,” tegasnya di hadapan peserta.

Dalam materinya, ia juga menyampaikan tugas pokok Dewan Kerabat, di antaranya merancang kegiatan, melaksanakan kegiatan sesuai perencanaan, melakukan evaluasi, serta menyusun dan melaporkan hasil kegiatan secara sistematis. Menurutnya, tahapan tersebut penting agar setiap kegiatan kepanduan berjalan terarah, terukur, dan memberikn dampak pembelajaran yang maksimal.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Selain itu, peserta Diklat juga dibekali pemahaman tentang golongan dalam kepanduan Hizbul Wathan, mulai dari Tunas Athfal, Athfal, Pengenal, Penghela, Penuntun, hingga Pandu Dewasa. Penjelasan ini diharapkan mampu memberikan gambaran utuh tentang proses kaderisasi berjenjang dalam Hizbul Wathan.

Pentingnya Akhlak Mulia

Tidak hanya membahas aspek teknis kepanduan, Arief turut menekankan pentingnya akhlak mulia bagi setiap pandu Hizbul Wathan. Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai akhlak telah tertuang dalam Janji dan Undang-Undang Pandu Hizbul Wathan yang tidak cukup hanya dibaca atau dihafalkan, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai pandu Hizbul Wathan Muhammadiyah, kalian tidak hanya belajar scouting skill, tetapi juga penanaman akidah dan akhlak yang baik. Itulah ciri khas Hizbul Wathan,” ungkapnya

Selama ini, Dewan Kerabat Qobilah Buya Hamka SMAM 8 Sukodadi dikenal aktif dalam mendampingi latihan dan kegiatan kepanduan, baik latihan rutin maupun kegiatan insidental. Melalui Diklat ini, para peserta diharapkan semakin siap menjalankan peran sebagai pemimpin regu, penggerak kegiatan, serta teladan bagi kader di bawahnya.

Kegiatan Diklat Dewan Kerabat ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme peserta. Diskusi, musyawarah, serta praktik kepemimpinan menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan.

Melalui Diklat Dewan Kerabat ini, diharapkan Dewan Kerabat Qobilah Buya Hamka SMAM 8 Sukodadi mampu meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat solidaritas antaranggota, serta melahirkan kader-kader Hizbul Wathan yang berjiwa pemimpin, bertanggung jawab, dan siap mengabdi untuk Persyarikatan Muhammadiyah, umat, dan bangsa. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu