Setelah lima hari penuh semangat kompetisi dan adu kecerdasan, Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 resmi ditutup dengan meriah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (11/10/2025).
Dalam penutupan yang berlangsung di Dome UMM, Provinsi DKI Jakarta berhasil menyabet gelar Juara Umum OSN 2025, disusul Jawa Timur dan Banten di posisi berikutnya.
DKI Jakarta Borong 79 Medali

Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) itu menjadi ajang unjuk kemampuan 540 siswa terbaik dari seluruh Indonesia.
Tim DKI Jakarta tampil sebagai pengumpul medali terbanyak dengan total 79 medali, terdiri dari 17 emas, 31 perak, dan 31 perunggu.
Posisi kedua ditempati oleh Jawa Timur yang berhasil mengantongi 61 medali (12 emas, 18 perak, dan 31 perunggu). Sementara peringkat ketiga hingga kelima diraih berturut-turut oleh Provinsi Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Lima besar tersebut disusul oleh Riau, DI Yogyakarta, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Sumatera Utara, yang juga sukses mempersembahkan medali di berbagai bidang sains.
Diserahkan Langsung oleh Wamen dan Rektor UMM
Penyerahan piala juara umum menjadi momen paling ditunggu.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A. bersama Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si. menyerahkan langsung trofi bergengsi tersebut kepada tim DKI Jakarta di hadapan ribuan peserta dan pendamping.
Sorak-sorai tepuk tangan pun menggema di Dome UMM, menandai puncak keberhasilan sekaligus semangat kebersamaan antar pelajar dari seluruh Indonesia.
Ajang Pemersatu Talenta Sains
Kepala Puspresnas, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, M.Si., mengapresiasi semangat seluruh peserta yang telah berjuang dengan sportif dan berintegritas.
“Sebanyak 540 siswa dari seluruh Indonesia sudah berkompetisi dengan sangat baik. Mereka memberikan upaya terbaik dalam setiap bidang yang dilombakan — mulai dari Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Informatika, Kebumian, Ekonomi, hingga Geografi,” ujarnya.
Maria juga menjelaskan bahwa penilaian para juri mencakup aspek ketepatan, keakuratan, kreativitas, dan orisinalitas penyelesaian soal. Selain itu, karakter seperti disiplin, kejujuran, dan sportivitas juga menjadi indikator penting dalam menentukan pemenang.
“Selamat kepada seluruh juara atas raihannya. OSN tidak hanya melahirkan prestasi, tapi juga membentuk karakter unggul. Para juara nantinya akan dibina lebih lanjut dan menjadi wakil Indonesia di ajang internasional,” tutur Maria menutup.
UMM Jadi Saksi Lahimya Generasi Unggul
Sebagai tuan rumah, Universitas Muhammadiyah Malang mendapat apresiasi luas karena sukses menjadi tempat penyelenggaraan OSN yang inspiratif dan tertib.
Kampus putih tersebut menjadi saksi lahirnya generasi muda berprestasi yang siap membawa nama bangsa di kancah global.





0 Tanggapan
Empty Comments