MI Muhammadiyah Perante, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, menyelenggarakan kegiatan santunan bagi anak yatim piatu dan dhuafa pada Jumat (13/03/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan” dan dilaksanakan di halaman MI Muhammadiyah Perante mulai pukul 16.30 hingga 17.15 WIB.
Kegiatan tersebut diikuti oleh anak-anak penerima santunan yang berasal dari lingkungan sekitar madrasah. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 17 anak yatim piatu dan 12 anak dhuafa menerima santunan yang diserahkan pada akhir acara.
Dana kegiatan bersumber dari donasi wali murid serta warga Muhammadiyah setempat. Berdasarkan data panitia, dana yang terkumpul mencapai Rp5.016.000. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada para penerima manfaat dalam bentuk bantuan serta bingkisan Ramadan.
Sebanyak 17 anak yatim piatu menerima santunan berupa nasi kotak dan uang tunai masing-masing sebesar Rp150.000. Sementara itu, 12 anak dhuafa menerima nasi kotak dan uang tunai masing-masing sebesar Rp100.000. Selain itu, panitia juga membagikan bingkisan Ramadan senilai Rp20.000 kepada warga sekitar sebagai bagian dari kegiatan berbagi pada bulan Ramadan.
Pihak madrasah menjelaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan hasil evaluasi dari program Ramadan pada tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya, MI Muhammadiyah Perante memiliki program tahunan berupa pembagian takjil gratis secara on the road. Namun, berdasarkan evaluasi yang dilakukan, kegiatan tersebut dinilai kurang efektif dan kurang tepat sasaran sehingga diganti dengan program santunan bagi anak yatim piatu dan dhuafa.
Melalui kegiatan ini, pihak madrasah berupaya menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan madrasah dan masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut juga melibatkan guru, peserta didik, serta masyarakat dalam pelaksanaannya.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan kepala madrasah yang dilanjutkan dengan kajian Ramadan. Kepala MI Muhammadiyah IT Pragus, Maisun, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan kepada anak-anak yang hadir bahwa anak yatim memiliki kedudukan yang dimuliakan dalam ajaran Islam.
“Kalian bukanlah anak yang lemah, kalian adalah mutiara yang juga dapat bersinar seperti anak anak lainnya. Maka dari itu tetaplah semangat untuk mewujudkan cita-cita kalian,” ujarnya.
Dalam kajian Ramadan tersebut, ia juga menyampaikan penjelasan mengenai keutamaan memuliakan anak yatim sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi, bahwa orang yang memuliakan anak yatim akan berada dekat dengan Rasulullah pada hari akhir.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Mustafa, guru MI Muhammadiyah IT Pragus yang juga merupakan bagian dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Situbondo. Setelah doa bersama, panitia menyerahkan santunan kepada 17 anak yatim piatu dan 12 anak dhuafa yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang diselenggarakan oleh MI Muhammadiyah Perante. Melalui kegiatan tersebut, pihak madrasah berharap nilai-nilai kepedulian sosial dapat terus tumbuh di lingkungan pendidik, peserta didik, serta masyarakat sekitar. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments