Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dongkrak Imunitas, Perhatikan 3 Hal Ini

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Dongkrak imunitas, perhatikan 3 hal Ini disampaikan oleh Dokter Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang (RSU UMM) dr Gita Sekar Prihanti MPdKed
Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Dongkrak imunitas, perhatikan 3 hal ini disampaikan oleh Dokter Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang (RSU UMM) dr Gita Sekar Prihanti MPdKed.

Kepada PWMU.CO Kamis (25/6/2020) dr Gita menyampaikan menjaga imunitas tubuh merupakan salah satu cara untuk mencegah infeksi virus dan bakteri, terutama Covid-19 yang sedang tren belakangan ini.

“Manusia terdiri dari tiga hal penting yakni soul, mind, and body. Masing-masing komponen tersebut perlu diberi nutrisi agar dapat meningkatkan imunitas tubuh,” ujarnya.

Quranic Immunity

Soul atau jiwa, lanjutnya, yang merupakan bagian terbesar dari manusia karena mempengaruhi mind dan body perlu diberi nutrisi melalui terapi spiritual.

“Istilah yang menarik untuk pendekatan agama dalam meningkatkan imunitas ini disebut juga Quranic Immunity,” ungkapnya.

Rasa syukur di setiap langkah kehidupan perlu dikedepankan sebagai salah satu upaya meningkatkan imunitas.

“Pendekatan agama ini juga merupakan salah satu manajemen stress yang konstruktif sehingga dapat meningkatkan imunitas yang dibutuhkan terutama ketika menghadapi pandemi Covid-19,” jelasnya.

Berpikir Positif

Menurut dr Gita, sapaan akrabnya, manusia juga membutuhkan nurtrisi untuk mind atau pikiran. “Yakni dengan berusaha berpikir positif sebagai bagian dari manajemen stres. Dan selalu berusaha menggunakan informasi yang bermanfaat serta dapat dipercaya,” paparnya.

Sekali pikiran negatif dibiarkan masuk, sambungnya, maka akan terjadi banjir bandang yang akan menimbulkan kecemasan, kesedihan dan stress.

“Sehingga dapat menurunkan imunitas dan pada akhirnya risiko gangguan kesehatan makin meningkat,” terangnya.

Manajemen Stres

Stress dapat muncul, ujarnya, baik karena karantina di rumah, perawatan di rumah sakit, social distancing, faktor ekonomi, pekerjaan maupun kecemasan terinfeksi Covid-19 dan masih banyak penyebab stresss lainnya.

Stress yang dialami dan proses karantina panjang di rumah dapat mengakibatkan perubahan pola makan, baik dari segi jumlah, jadwal dan jenis makanan. Oleh karena itu manajemen stress yang konstruktif sangat diperlukan untuk meningkatkan imunitas,” paparnya.

dr Gita Sekar Prihanti: Dongkrak imunitas, perhatikan 3 hal Ini (Foto dokumentasi/PWMU.CO)

Nutrisi Tubuh untuk Imunitas

Nutrisi yang diperlukan body atau tubuh manusia terutama yang berperan dalam menghadapi Covid-19 karena terbukti berperan dalam meningkatkan imunitas tubuh antara lain vitamin A, B6, B12, C, D, E, Folate, Copper, Iron, Zinc dan Selenium.

Dosen Fakultas Kedokteran UMM ini menambahkan micronutrient tersebut paling utama didapatkan dari sumber makanan.

“Suplemen yang berisi micronutrient hanya dibutuhkan untuk individu yang tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisinya dari makanan, individu yang beresiko atau telah terinfeksi Covid-19 dengan atau tanpa memiliki komorbid (penyakit penyerta),” jelasnya.

Waspada Efek Karantina di Rumah

Kegiatan karantina di rumah, lanjutnya, dalam waktu lama yang bertujuan untuk menurunkan resiko infeksi sebenarnya juga dapat menimbulkan masalah baru berupa penurunan aktifitas fisik.

“Karena hal ini dapat berakibat penambahan berat badan, penurunan imunitas dan berkurangnya kekuatan otot tubuh yang dapat membawa progresivitas komplikasi penyakit kronik,” tambahnya.

Aktifitas Fisik Tingkatkan Imunitas

Sejak kegiatan olahraga ditemukan dapat meningkatkan sistem imun, ungkapnya, maka anjuran aktivitas fisik menjadi salah satu cara untuk meningkatkan imunitas.

“Olahraga sederhana di rumah saja untuk menjaga kebugaran tubuh. Lakukanlah aktivitas fisik di rumah secara bertahap dan rutin dengan memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing individu,” paparnya.

Dokter Gita kemudian merekomendasikan aktivitas fisik. “Karena aktivitas fisik merupakan salah salah satu cara manajemen stress,” tuturnya. (*)

Penulis Maharina Novi. Co-Editor Sugiran. Editor Mohammad Nurfatoni.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu