PWMU.CO – Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan workshop Deep Learning yang di ikuti oleh guru–guru dari sekolah atau madrasah Muhammadiyah dari tingkat sekolah dasar (SD), Sekolah Menengan Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kabupaten Banyuwangi.
Workshop deep learning ini bertempat di Ballroom Edhotel SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) Banyuwangi pada Ahad (3/8/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Banyuwangi, Sujanto MM, Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF Banyuwangi, Sutrisno Hadi MPd, Majelis Dikdasmen dan PNF Kecamatan Siliragung, Bambang Setyawan Satuhu MPd, Kepala SMK Models, Muhlas Efendi ST serta jajaran pengurus harian FGM Banyuwangi.
Ketua FGM Banyuwangi, Mukhson Hidayat MT melaporkan bahwa kegiatan workshop deep learning dihadiri oleh 250 peserta yang terdiri dari guru dari sekolah atau madrasah Muhammadiyah Kabupaten Banyuwangi.
“Diharapkan melalui kegiatan workshop ini para guru di sekolah atau madrasah Muhammadiyah mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di dalam kelas. Selain itu, guru juga diharapkan lebih kolaboratif, memiliki perencanaan ide dan menciptakan strategi belajar yang lebih efektif,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa FGM Banyuwangi berusaha memfasilitasi kebutuhan pengembangan kompetensi seluruh guru di sekolah dan madrasah Muhammadiyah Kabupaten Banyuwangi.
“Pada kegiatan ini, tentu saja kami berkolaborasi dengan Majelis Dikdasmen dan PNF Banyuwangi,” tuturnya.
Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi guru di era digital adalah dengan mengadakan Workshop Deep Learning. Kegiatan ini juga merupakan amanah dari Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur serta FGM Jawa Timur.
Dalam sambutannya sebagai tuan rumah, Bambang Setyawan Satuhu menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta Workshop Deep Learning yang telah hadir. Ia juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat.
“Selamat beraktivitas. Mudah-mudahan ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat dan dapat diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa sebagai guru di perguruan Muhammadiyah kita memiliki tanggung jawab untuk menjadi pelopor dalam implementasi pembelajaran mendalam atau deep learning.
“Jangan sampai hari ini kita berkegiatan tetapi pulangnya tidak membawa ilmu atau hasil yang bisa di implementasikan di sekolah. Guru Muhammadiyah adalah guru yang berkemajuan dan pembelajar yang berdedikasi,” tegasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments