Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dosen FK UMSURA Gelar Pengabdian Masyarakat Internasional di Madinah, Bahas Pencegahan Superflu dan Kesehatan Musim Dingin

Iklan Landscape Smamda
Dosen FK UMSURA Gelar Pengabdian Masyarakat Internasional di Madinah, Bahas Pencegahan Superflu dan Kesehatan Musim Dingin
Pengmas Internasional: Bahas Pencegahan Superflu dan Kesehatan Musim Dingin (istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (FK UMSURA) kembali melaksanakan Pengabdian Masyarakat Internasional yang digelar pada Kamis (5/2/2026) malam, di Sekretariat PCIM Arab Saudi, Madinah. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang pengurus dan anggota Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Arab Saudi.

Materi bertajuk “Winter Health Awareness Program in Madinah: Preventing Common Cold, Flu, and Dehydration” disampaikan oleh Dr. dr. Mohammad Subkhan, Sp.P., dosen FK UMSURA. Dalam paparannya, dr. Subkhan menekankan pentingnya menjaga kesehatan di musim dingin, terutama di tengah meningkatnya kasus influenza A (H3N2) yang populer disebut sebagai “superflu” pada tahun 2026.

Ia menjelaskan bahwa istilah superflu bukanlah nama ilmiah resmi, melainkan sebutan yang digunakan untuk menggambarkan lonjakan kasus influenza yang cukup tinggi. “Kita perlu waspada, namun tidak panik. Yang terpenting adalah memahami cara penularan, mengenali gejalanya, dan melakukan pencegahan secara tepat,” ujarnya.

Superflu dapat menyebar melalui droplet saat batuk, bersin, atau berbicara dalam jarak kurang dari satu meter. Penularan juga bisa terjadi melalui kontak erat seperti berjabat tangan maupun menyentuh permukaan benda yang terpapar virus. Gejala yang muncul antara lain demam tinggi, lemas, pilek, sakit tenggorokan, batuk, nyeri otot dan sendi, hingga penurunan nafsu makan.

Dalam pendekatannya, dr. Subkhan mengintegrasikan aspek medis dan nilai-nilai Islam. Ia menegaskan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian dari ikhtiar dan amanah sebagai seorang muslim. Mengutip hadits riwayat Muslim, ia menyampaikan, “Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.”

Prinsip thaharah atau kebersihan juga menjadi poin penting dalam pencegahan penyakit. Kebiasaan wudhu, menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, terbukti secara medis membantu mengurangi risiko penularan virus. Selain itu, konsumsi makanan halal dan thayyib, tidak berlebihan, memperbanyak buah dan sayur, cukup protein, serta minum air putih menjadi langkah penting dalam menjaga daya tahan tubuh.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Ia juga mengingatkan pentingnya istirahat cukup, olahraga ringan, serta menjaga etika saat sakit, seperti menggunakan masker, menutup mulut saat batuk atau bersin, dan menghindari kerumunan. “Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan orang lain,” kutipnya dari hadits riwayat Ibnu Majah.

Sebagai langkah preventif, vaksinasi influenza secara berkala dan konsultasi ke tenaga kesehatan turut dianjurkan. “Berobatlah kalian, karena Allah tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkan pula obatnya,” tambahnya mengutip hadits riwayat Ahmad.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi seputar kondisi kesehatan jamaah dan warga Indonesia di Madinah, khususnya dalam menghadapi perubahan cuaca ekstrem saat musim dingin.

Di akhir sesi, dr. Subkhan mengingatkan peserta untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala flu yang berat. Kegiatan ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh masyarakat Indonesia di perantauan senantiasa diberikan kesehatan dan perlindungan oleh Allah SWT. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡