
PWMU.CO – Siswa SD Muhammadiyah 18 Surabaya telah melakukan projek pembelajaran matematika dengan mengintegrasikan data kasus pelecehan seksual ke dalam pembelajaran Statistik dan Pengolahan Data. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang isu pelecehan seksual melalui metode Problem Based Learning (PBL), Selasa (29/04/2025).
Projek penelitian ini diketuai oleh Syarifuddin Dosen UM Surabaya dan didukung oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah pada program Hibah Risetmu Batch VIII 2025. Penelitian ini melibatkan siswa kelas V yang diberikan data kasus pelecehan seksual yang telah dianonimkan.
Syarifuddin menyampaikan, siswa diminta untuk menganalisis data tersebut, mengidentifikasi pola, dan menyajikan temuan mereka dalam bentuk grafik dan tabel. Melalui proses ini, siswa tidak hanya belajar tentang statistik, tetapi juga memahami dampak sosial dari pelecehan seksual.
Kepala SD Muhammadiyah 18 Surabaya, Ach. Barizi, menjelaskan bahwa melalui PBL, siswa dapat mengaitkan materi pelajaran dengan isu nyata yang relevan dengan kehidupan mereka. Ini diharapkan dapat membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali dan mencegah pelecehan seksual.
Hasil sementara penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga batasan pribadi dan mengenali perilaku yang tidak pantas. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam menganalisis data dan menyajikan informasi secara visual.
Penelitian ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan edukasi pencegahan pelecehan seksual di lingkungan sekolah dasar. Program ini juga mendapat dukungan dari (*)
Penulis Amanat Solikah Editor Azrohal Hasan






0 Tanggapan
Empty Comments