
PWMU.CO – Suasana cerah langit membiru menghiasi Lapangan Sumberwungu, Dusun Sumberwungu, Desa Nglegok, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Saat ratusan anak-anak dari TK-B Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Kabupaten Blitar berkumpul dalam kegiatan ABA Kids Camp Ke-5.
Perkemahan yang berlangsung selama dua hari, Jum’at-Sabtu (9-10/5/2025), mengangkat tema “Memperkokoh Tunas Athfal untuk Indonesia Hebat dan menjadi ajang tahunan yang dinantikan.”
Sebanyak 173 murid TK-B dan 43 guru pendamping dari 19 lembaga TK ABA mengikuti kegiatan ini. Mereka berkemah di lokasi yang dikelilingi hamparan sawah yang luas, ditemani semilir angin dan panorama alam yang menyejukkan hati.
Sekitar 40 Tenda Dome berjajar rapi di lapangan, disewa dari Sumba Adventure Rental Outdoor, Kota Blitar. Yang istimewa, tahun ini juga menjadi momentum Launching Pandu Tunas Athfal HW se-Kabupaten Blitar, sebagai langkah awal dalam memperkenalkan gerakan kepanduan kepada anak-anak usia dini. Kegiatan ini diselenggarakan oleh IGABA Kabupaten Blitar, Kwarda HW Kabupaten Blitar, dan Dewan Sughli Daerah (DSD) HW Kabupaten Blitar.
DSD HW sebagai salah satu struktur pimpinan HW di tingkat daerah, turut berperan aktif dalam kegiatan ini. Tak kurang dari 15 remaja HW dikerahkan untuk membantu mendampingi peserta dan mendukung jalannya kegiatan. Ketua DSD HW Kabupaten Blitar, Raihan Nur Abdillah, yang akrab disapa Nur, mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami sangat terharu melihat antusiasme anak-anak dalam mengikuti ABA Kids Camp. Melalui kegiatan ini, kami berharap tunas-tunas kecil ini tumbuh menjadi kader bangsa yang tangguh, berjiwa kepanduan, dan cinta tanah air,” ujar Nur.
ABA Kids Camp tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-5, melanjutkan tradisi yang telah dimulai sejak empat tahun lalu. Setiap tahunnya, lokasi kegiatan selalu berpindah, memberikan pengalaman baru dan suasana berbeda bagi para peserta.
Kegiatan ini bukan sekadar perkemahan, melainkan ruang tumbuh bagi karakter, kebersamaan, dan semangat kepanduan sejak dini. Di bawah tenda langit dan di tengah hamparan hijau sawah, anak-anak belajar untuk berani, mandiri, dan saling peduli.
Sungguh, sebuah upaya indah untuk menumbuhkan generasi kecil yang hebat demi masa depan Indonesia yang lebih kuat. (*)
Penulis Agus Fawaid Editor M Tanwirul Huda





0 Tanggapan
Empty Comments