Search
Menu
Mode Gelap

Dua Hari Penuh Makna, SMP Muhammadiyah 1 Blitar Himpun Donasi Rp5,4 Juta

Dua Hari Penuh Makna, SMP Muhammadiyah 1 Blitar Himpun Donasi Rp5,4 Juta
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Blitar, Ibu Siti Muhibbah, S.Ag. (kiri) menyerahkan bantuan donasi peduli bencana Aceh-Sumut kepada perwakilan Kantor Layanan Lazismu (KLL) Sananwetan Kota Blitar. Foto: Nur/PWMU.CO
pwmu.co -

Semangat kepedulian dan solidaritas kemanusiaan ditunjukkan keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Blitar melalui aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam di Aceh dan Sumatera Utara.

Dalam waktu dua hari, Kamis–Jumat (11–12/12/2025), donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp5.421.550. Penyerahan donasi secara simbolis dilaksanakan di depan kantor sekolah, kemudian disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kantor Layanan Sananwetan.

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Blitar, Siti Muhibbah, S.Ag., menyampaikan bahwa penggalangan dana tersebut merupakan respons spontan atas musibah yang menimpa saudara sebangsa.

“Kami turut prihatin atas bencana di Aceh dan Sumatera Utara. Sebagai institusi pendidikan yang menjunjung nilai Islam dan kemanusiaan, kami merasa terpanggil untuk bergerak cepat,” ujarnya.

Ia mengapresiasi antusiasme seluruh warga sekolah. Menurutnya, partisipasi guru, tenaga kependidikan, wali murid, hingga siswa menjadi bukti kuatnya semangat tolong-menolong.

Pengumpulan donasi dilakukan melalui dua jalur. Jalur internal melibatkan guru, karyawan, dan wali murid yang berdonasi secara sukarela. Sementara jalur eksternal melibatkan siswa yang turun langsung ke masyarakat.

Didampingi guru pembimbing, sejumlah siswa melakukan penggalangan dana di Perempatan Plosokerep, Kota Blitar. Dengan membawa kotak donasi dan spanduk sederhana, para siswa mengajak pengguna jalan untuk berbagi kepedulian.

Aksi tersebut mendapat sambutan positif. Banyak pengendara yang berhenti sejenak untuk memberikan donasi dan dukungan moral kepada para siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Widjianto, S.Pd., menyebut hasil penggalangan dana melampaui perkiraan awal.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Kami tidak memasang target. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi pembelajaran langsung bagi siswa tentang empati dan gotong royong,” tuturnya.

Salah satu siswa kelas IX, Julian Rifqi Aditama, mengaku bangga dapat terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut.

“Awalnya malu, tetapi setelah melihat respons masyarakat, saya justru merasa bangga bisa membantu saudara-saudara kita di Aceh,” ujarnya.

Dalam penyaluran bantuan, pihak sekolah menggandeng Lazismu Kantor Layanan Sananwetan karena dinilai kredibel dan memiliki jaringan luas.

Perwakilan Lazismu Sananwetan, Dwi Handoko, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan.

“Donasi ini akan segera kami salurkan melalui koordinasi Lazismu pusat dan wilayah terdampak. Ini bukti bahwa kepedulian tidak mengenal jarak,” katanya.

Aksi kemanusiaan ini menjadi teladan nyata pendidikan karakter, menanamkan nilai empati, solidaritas, dan kepedulian sosial sejak dini kepada para siswa.

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments