
Dua Siswa Spemdalas Raih Medali di Tingkat Internasional, liputan Dheni Iga Pratiwi kontributor PWMU.CO Gresik
PWMU.CO – Dua Siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik berhasil meraih juara di Olimpiade Hong Kong International Science Olympiad (HKISO) yang diselenggarakan Olympiad Champion Education Centre yang diumumkan secara online, Sabtu (26/3/22).
Prestasi dua siswa Spemdalas ini berhasil meraih prestasi dalam cabang olimpiade Sains tingkat Internasional Hong Kong International Science Olympiad (Heat Around) yang dilaksanakan secara online, 12 Feruari 2022.
Athalarasya Sulthan Indarliano kelas VIII ICP 1 memenangkan Bronze Award dan Rakha Kumara Pambudi Satrio kelas VIII ICP 2 yang memenangkan Merit Award.
Koordinator Bina Prestasi Akademik Fitriyatus Saadah SPd mengaku bangga siswa Spemdalas berhasil meraih prestasi di tingkat Internasional.
“Alhamdulillah, sangat hebat siswa kami mendapat 2 prestasi dalam ajang Hong Kong International Science Olympiad kali ini. Semoga prestasi ini dapat meningkatkan semangat siswa untuk belajar dan terus meraih prestasi,” ujarnya.
Intens Belajar
Athalarasya mengungkapkan rasa terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan oleh ustadz dan ustadzah yang telah membantunya intens belajar dengan memberikan pembinaan dan drill soal yang semakin intens mendekati kompetisi.
“Beberapa kali pembinaan dari sekolah dan tetap latihan sendiri ketika dirumah sebelum olimpiade dilaksanakan” ungkap siswa yang kerap disapa Rasya itu, Kamis (31/3/22).
Hal serupa diungkapkan Rakha Kumara Pambudi yang akrab disapa Rakha itu. Dia mengungkapkan sempat belajar sama latihan soal tentang sains dan juga membaca beberapa informasi untuk menambah wawasan yang nanti akan digunakan di sana.
Bangun Motivasi Diri
Sebagai peraih Merit Award, Rakha ingin prestasi ini bisa semakin meningkatkan semangat belajarnya dan bisa memberikan contoh kepada teman-temannya untuk melakukan hal yang sama yaitu belajar dengan rajin dan mengikuti kompetisi di bidang yang diminati.
“Yang memotivasi saya dalam ikut olimpiade HKISO ialah inginnya punya pengalaman dan sebagai tes untuk mengukur keahlian dan bakat dalam sains baik biologi ataupun fisika,” sambungnya.
Dalam memotivasi diri sendiri, Rasya mengungkapkan hal yang memotivasinya untuk berani mencoba mengikuti kompetisi ini adalah harapan untuk membanggakan kedua orangtuanya dan almamaternya.
“Untuk membanggakan orangtua dan menjadi orang yang berpengaruh dalam dunia sains suatu saat nanti,” tuturnya.
Yang pasti, pesannya, kita jangan mudah menyerah dan selalu belajar dengan giat demi hasil yang memuaskan karena tidak ada yang instan di dunia ini.
“Maka haruslah kita berusaha dengan sungguh sungguh,” tandasnya. (*)
Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.






0 Tanggapan
Empty Comments