
PWMU.CO – Dua pendidik dari SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng, Banyuwangi, Hj Ani Sudarmi dan Ariya Ermiles, meraih penghargaan tertinggi sebagai lulusan terbaik dalam Wisuda Magister ke-117 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Kamis (27/2/2025) di Auditorium UMM.
Ucapan selamat dari para guru dan karyawan SMA Muha langsung membanjiri grup WhatsApp (WA) usai prosesi wisuda. Dengan penuh rasa syukur, Ani Sudarmi dan Ariya Ermiles membalas pesan tersebut, “Terima kasih Bapak/Ibu guru atas doanya. Semoga ilmu kami bermanfaat untuk semuanya. Aamiin,” tulis Ani Sudarmi dalam pesan singkatnya.

Dalam wisuda tersebut, keduanya resmi menyandang gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) dalam bidang Pendidikan Bahasa Indonesia. Hj. Ani Sudarmi lulus dengan predikat summa cum laude, meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,0. Sementara itu, Ariya Ermiles juga mencetak prestasi gemilang sebagai lulusan terbaik kedua.
Alumni yang Tetap Istiqomah Mengabdi
Hj. Ani Sudarmi MPd dan Ariya Ermiles MPd adalah alumni SMA Muha Genteng yang hingga kini tetap setia mengabdi di almamater mereka. Ani, yang akrab disapa, merupakan lulusan tahun 1995 dan saat ini menjabat sebagai bendahara sekolah sekaligus membantu di bidang Bimbingan Konseling, yang sesuai dengan latar belakang pendidikan S1-nya.
Sementara itu, Ariya Ermiles, lulusan tahun 2001, tetap berdedikasi sebagai guru Bahasa Indonesia dan telah berhasil lolos sebagai Guru Penggerak. Keduanya memilih untuk tidak mengikuti jalur Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), meskipun memiliki kesempatan.
Motivasi bagi Guru Lain
Kepala SMA Muha Genteng, Drs. Suharyono, menyampaikan apresiasi atas prestasi kedua guru tersebut.
“Alhamdulillah, kita kini memiliki tambahan dua guru berprestasi yang telah menyelesaikan pendidikan magister dengan hasil terbaik. Dengan demikian, saat ini sekolah kita memiliki empat guru bergelar S2, dan insyaAllah tahun depan bertambah dua lagi, sehingga total menjadi enam guru magister,” ujar Suharyono.
Ia juga menyampaikan harapannya agar semakin banyak guru yang termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.
“Sebenarnya, kita bisa memiliki sembilan guru S2 jika tiga di antaranya tidak direkrut sebagai guru PPPK. Semoga keberhasilan ini menginspirasi guru-guru muda untuk mengikuti jejak senior mereka, terutama saat masih ada kesempatan mendapatkan diskon besar untuk guru Muhammadiyah di UMM. Dengan bertambahnya jumlah guru S2, insya Allah SMA Muha Genteng semakin siap menjadi sekolah unggul utama,” pungkasnya. (*)
Penulis Abdul Muntholib Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments