
PWMU.CO – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan Duta Besar Uruguay untuk Indonesia, Cristina Gonzalez, Selasa (1/7/2025), di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam membangun jejaring kolaborasi internasional, khususnya di bidang ketahanan pangan, bisnis, dan ekonomi berkelanjutan.
Kehadiran Dubes Uruguay disambut langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah Prof Dr Syafiq A Mughni MA, didampingi Sekretaris Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) Yayah Khisbiyah, serta Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPUMKM) PP Muhammadiyah, Syafrudin Anhar.
Uruguay Lirik Peran Strategis Muhammadiyah
Syafrudin Anhar menuturkan bahwa kunjungan ini menjadi peluang besar bagi Muhammadiyah dalam memperluas kerja sama global, terutama dalam bidang pertanian dan perdagangan.
“Sebagai organisasi besar, Muhammadiyah dipercaya mampu memainkan peran penting dalam kerja sama lintas negara. Uruguay mengajak Muhammadiyah untuk terlibat dalam pengembangan produk pertanian, peternakan, serta membuka peluang ekspor melalui jaringan pengusaha dan kader Persyarikatan,” jelasnya.
Ia juga menyebut, pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama bisnis yang saling menguntungkan (business to business), dan tidak menutup kemungkinan akan ada kunjungan balasan dari Muhammadiyah ke Uruguay guna melihat langsung potensi kolaborasi di sana.
Dukung Program Strategis Nasional
Dalam kesempatan itu, Cristina Gonzalez menyampaikan komitmen Uruguay untuk menjadi mitra terpercaya bagi Indonesia. Salah satu bentuk konkretnya adalah dukungan terhadap program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Uruguay adalah eksportir besar dalam produk pangan berkelanjutan. Kami percaya, dengan kerja sama bersama Muhammadiyah sebagai mitra strategis, akan ada banyak ruang kolaborasi yang bisa diwujudkan,” ungkapnya dilansir dalam Muhammadiyah.or.id
Cristina juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kiprah Muhammadiyah yang aktif di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, sosial, hingga kesehatan.
“Saya melihat Muhammadiyah sangat menarik karena punya pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Saya ingin belajar lebih banyak dari Muhammadiyah, dan membuka jalan untuk kolaborasi jangka panjang, termasuk di bidang sosial dan lingkungan,” tuturnya.
Pertemuan ini menjadi tonggak awal hubungan diplomatik yang lebih erat antara Muhammadiyah dan Uruguay. (*)
Penulis Alfain Jalaluddin Ramadlan Editor Azrohal Hasan






0 Tanggapan
Empty Comments