
PWMU.CO – Sebanyak 94 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya angkatan 2022 mengikuti kegiatan edukasi bertema “Mengenal Skar: Dari Penyebab hingga Penanganan” yang merupakan bagian dari rangkaian stase Elektif Ilmu Kulit dan Kelamin. Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat (23/5/2025), bertempat di Gedung At Ta’awun lantai 21, Teater 1.
Acara ini diinisiasi oleh 10 dokter muda yang tengah menjalani stase elektif di Departemen Ilmu Kulit dan Kelamin (DV), dengan pendampingan langsung dari dr Yuli Wahyu Rahmawati SpDV, sebagai dosen pembimbing.
Salah satu dokter muda yang terlibat, Shakina Reza Waskita SKed, menjelaskan bahwa edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman rekan-rekan mahasiswa terkait skar, atau bekas luka, yang kerap kali disepelekan padahal memerlukan penanganan medis yang tepat.
“Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, teman-teman mahasiswa yang sedang menjalani blok Kulit bisa memahami jenis-jenis skar, pencegahan pembentukan bekas luka, serta tatalaksana yang tepat sesuai dengan jenisnya,” ujar Shakina.
Dalam penyuluhan tersebut, para peserta dibekali dengan berbagai materi komprehensif, mulai dari definisi skar, proses penyembuhan luka, hingga jenis-jenis skar seperti hipertrofik, keloid, dan atrofi.
Selain itu, juga disampaikan berbagai metode penanganan, mulai dari penggunaan salep, gel, dan plester silikon, hingga terapi invasif seperti laser dan microneedling. Tak kalah penting, peserta juga diedukasi mengenai langkah-langkah pencegahan agar bekas luka tidak terbentuk atau menjadi lebih buruk.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta dan diharapkan menjadi bekal penting bagi mereka dalam memahami permasalahan kulit yang sering dijumpai di masyarakat. (*)
Penulis Rahma Ismayanti Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan





0 Tanggapan
Empty Comments