Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Enam Siswa Raih Nilai Tertinggi Try In Berlian School

Iklan Landscape Smamda
Enam Siswa Raih Nilai Tertinggi Try In Berlian School
pwmu.co -
Enam Siswa
Peraih nilai try in PSAJ dari kiri Joan Izyan Sarfaraz, Farisa Azra Rahmania, Muhammad Iffat Nadhif, dan Wakasek Farikha. (Qomariyah/PWMU.CO).

PWMU.CO – Enam siswa SD Muhammadiyah GKB 2 (Berlian School) Gresik, Jawa Timur, meraih nilai tertinggi ujian Try In Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) dan Ismuba.

Pengumuman itu disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Pengembangan Pendidikan Farikha SPd, Jumat (15/3/2024).

Jumat pagi yang sejuk, sebanyak 128 siswa kelas VI Berlian School duduk dengan tertib setelah melaksanakan shalat Dhuha dan murajaah al-Quran.

Pembiasaan pagi ini berbeda dari biasanya karena akan diumumkan enam siswa peraih nilai tertinggi try in PSAJ dan Ismuba pertama di tahun 2024. Tiga siswa untuk try in PSAJ dan tiga siswa Ismuba.

Nama siswa dengan nilai tertinggi

Try In PSAJ

Peringkat 1 : Muhammad Iffat Nadhif  (6 Clever)    

Peringkat 2 : Farisa Azra Rahmania (6 Briliant)     

Peringkat 3 : Joan Izyan Sarfaraz  (6 Clever)

Try In Ismuba

Peringkat 1 : Felda Azzalia Rahmadhani (6 Clever)  

Peringkat 2 : Nurul Azhariyah Fitriyani (6 Amazing)

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Peringkat 3 : Muhammad Iffat Nadhif (6 Clever)

Betapa gembiranya enam anak ini mendapat nilai bagus. Muhammad Iffat Nadhif yang peringkat satu PSAJ dan peringkat tiga Ismuba menuturkan, doanya terkabul dengan mendapatkan hasil yang baik.

Dia mempersiapkan Try In dengan belajar dan berlatih banyak soal.  ”Alhamdulillah hasilnya sudah keluar mendapatkan dua peringkat sekaligus. Aku akan belajar lebih giat lagi agar pada try out selanjutnya bisa mengerjakan dengan baik juga, ” ucap Nadhif.

Wakasek Farikha menyampaikan, siswa BerLIAN School harus bisa lulus dengan akhlak yang husnul khatimah yaitu akhlak yang baik kepada orang tua, guru, dan teman,” pesan Farikha.

Farikha menyampaikan, akhlak yang baik ini penting dijaga karena membawa nama baik di sekolah lanjutan.

Ketika di jenjang yang lebih tinggi, anak yang baik akhlaknya atau sebaliknya, guru di sekolah tersebut bakal merujuk kepada sekolah asal anak tersebut.

”Anak itu lulusan SD mana?”

 ”Jangan sampai ketika lulus SD karena merasa sudah besar tidak perlu menjadi anak baik dan mengubah diri menjadi tidak baik,” pesan Farikha.

Penulis Nurul Qomariyah  Editor Sugeng Purwanto

Peraih nilai Ismuba. Dari kiri Muhammad Iffat Nadhif , Nurul Azhariyah Fitriyani, dan Wakasek Farikha. (Qomariyah/PWMU.CO)
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡