Search
Menu
Mode Gelap

FGM Jatim Ajak Siswa SD Mugeb Gresik Bersyukur dan Kreatif pada Apel Hari Guru Nasional

FGM Jatim Ajak Siswa SD Mugeb Gresik Bersyukur dan Kreatif pada Apel Hari Guru Nasional
Isa Iskandar saat memberikan sambutan pada apel Hari Guru Nasional. Foto: Sandy/PWMU.CO
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb Primary School/Mugen PS) Gresik menggelar apel khusus dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional pada Senin (25/11/2025).

Apel yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Jawa Timur, Isa Iskandar, S.Si., M.Pd., dan diwarnai penyampaian motivasi inspiratif kepada seluruh siswa.

Dalam amanatnya, Isa—sapaan akrabnya—mengajak siswa untuk senantiasa bersyukur atas fasilitas belajar lengkap dan memadai yang dimiliki sekolah. Ia membandingkan kondisi SD Mugeb dengan sejumlah sekolah lain yang masih menghadapi berbagai keterbatasan sarana.

“Ada sekolah lain yang halamannya becek, atapnya bocor, bahkan kebanjiran sehingga tidak bisa melaksanakan pembelajaran,” ujarnya.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya kesungguhan dalam belajar mengingat SD Mugeb telah menyediakan fasilitas yang sangat baik.

Kisah Inspiratif Niawan dan Ajakan untuk Berkreativitas

Untuk memotivasi semangat belajar, Isa membagikan kisah inspiratif seorang anak perempuan bernama Niawan.

“Niawan berasal dari keluarga sederhana, tetapi memiliki semangat belajar yang tinggi. Ia bekerja sebagai penjual suvenir di Bali, dan sambil berjualan, ia gigih belajar bahasa Inggris,” tuturnya.

Suatu ketika, seorang turis memberi tahu tentang lomba fotografi di Belanda. Meski tidak memiliki kamera, semangatnya tidak surut. Ia meminjam kamera dari turis tersebut dan memotret seekor ayam bersama anak-anaknya yang bertengger di atas pohon. Foto itu kemudian ia kirimkan ke Belanda dengan pesan: ‘Inilah kehidupan saya.’

Beberapa minggu kemudian, Niawan dinobatkan sebagai pemenang lomba fotografi itu.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Dari cerita itu, kita harus kreatif, banyak inovasi, jangan mudah menyerah, dan terus semangat,” tegas Isa.

Ilustrasi Belajar dan Tiga Rujukan Utama

Isa juga menyampaikan ilustrasi tentang proses belajar menggunakan perumpamaan “tangan kiri teko dan tangan kanan gelas.” Ia menjelaskan, jika air dituangkan dari jarak jauh, maka air tidak akan masuk ke gelas. Tetapi jika teko didekatkan, air akan masuk dengan sempurna.

“Itulah belajar. Jika kalian ingin hebat, dekati guru-guru yang ada di depan kalian sekarang. Buku juga guru, maka gunakan dengan baik,” jelasnya.

Menutup amanatnya, Isa mengingatkan siswa tentang tiga rujukan utama yang harus dijadikan pedoman hidup, yang ia ibaratkan sebagai “tiga segitiga”:
guru, orang tua, dan diri sendiri.

Ia berpesan agar para siswa tumbuh menjadi generasi saleh dan salihah, qurrata a’yun bagi orang tua dan masyarakat.

“Semoga kalian kelak menjadi pemimpin hebat—menteri, bupati, gubernur, presiden, atau pengusaha muslim—yang mampu menjadikan negeri ini rahmatan lil ‘alamin,” pungkasnya. (*)

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments