Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Field Trip Study Magister Administrasi Rumah Sakit UM Surabaya ke RS Muhammadiyah Lamongan

Iklan Landscape Smamda
Field Trip Study Magister Administrasi Rumah Sakit UM Surabaya ke RS Muhammadiyah Lamongan
Rachmat Ardiyanzah Pua Geno, SKM, M.Kes. memaparkan profil RSML. (Khoirul Fahri/PWMU.CO)
pwmu.co -

Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit angkatan ketiga Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya melaksanakan Field Trip Study pada Jumat (12/12/2025).

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB berlangsung di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) hingga 11.30 WIB, sebagai bagian dari metode pembelajaran langsung di lapangan.

Kunjungan ini bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa tentang manajemen rumah sakit, khususnya pada aspek logistik farmasi, pengelolaan SDM, serta strategi pengembangan institusi kesehatan berlandaskan nilai-nilai Keislaman dan Muhammadiyah.

Acara dimulai dengan sambutan dari Prof. Dr. Pipit Festi Wiliyanarti, SKM., M.Kes. sebagai perwakilan program studi menegaskan bahwa field trip merupakan metode pembelajaran aplikatif yang memungkinkan mahasiswa berdiskusi langsung dengan para pengelola rumah sakit dan jajaran wakil direktur.

“Bahwasanya kegiatan Field Trip Study ini merupakan metode pembelajaran langsung ke lapangan selain metode pembelajaran secara hybrid,” kata Prof. Dr. Pipit Festi Wiliyanarti, SKM, M.Kes. selaku Kaprodi MARS UM Surabaya.

“Kami mewakili direksi yang pada hari ini diamanatkan ke saya untuk membersamai teman-teman mahasiswa dalam agenda Field Trip Study di RSML ini,” ujar Wakil Direktur, Rachmat Ardiyanzah Pua Geno, SKM, M.Kes. dalam sambutannya.

Materi pertama dimulai dengan pemaparan selayang pandang profil Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan oleh Wakil Direktur, Rachmat Ardiyanzah Pua Geno, SKM, M.Kes. Ia menjelaskan perjalanan RSML sebagai rumah sakit yang terus tumbuh menjadi salah satu amal usaha kesehatan unggulan Muhammadiyah.

Dalam paparannya, Rachmat menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan buah dari komitmen RSML dengan slogan Cepat, Bermutu, Terjangkau dan Islami dalam layanan kesehatan.

Dilanjutkan materi berikutnya manajemen sumber daya insani Ari Kusdiyana, S.KM, M.Kes selaku kepala bagian SDI RSML.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Beliau menuturkan bahwasanya sumber daya manusia yang rumah sakit miliki adalah aset. Dan harus memiliki rincian tugas dan tanggung jawab masing-masing agar terciptanya lingkungan kerja yang efektif dan efisien.

Materi terakhir membahas implementasi manajemen farmasi dan logistik oleh apt. Rully Yuliandhari, S. Farm., M.Farm.Klin. Beliau menekankan pentingnya siklus logistik farmasi.

Mulai dari Perencanaan, Pengadaan, Penerimaan, Penyimpanan, Pendistribusian Pengemasan kembali, Pengendalian, Penghapusan Administrasi & Pelaporan dan Pemusnahan obat-obatan.

Saat sesi tanya jawab diskusi bersama, dr. Edwin Hafiz mengajukan pertanyaan terkait “Benefit apa yang diberikan pada dokter spesialis sehingga mampu menjadi dokter organik di RSML dan sejauh mana intervensi manajemen terhadap penilaian kinerja tenaga kesehatan?”

Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh Rachmat Ardiyanzah Pua Geno. Ia menjelaskan bahwa RSML, pendiri-pendiri sebelumnya kepikiran bahwa investasi menyekolahkan dokter ke spesialis ini sudah dari awal. Dan kita tidak banyak rekrut dokter-dokter.

“Dari 64 dokter spesialis itu 90% kita sekolahkan sendiri. Kuncinya rumah sakit itu bagaimana kita bisa mengelola dokter-dokter. Dan tenaga kesehatan lainnya sebagai penunjang,” jawabnya.

Kegiatan Field Trip Study ini berjalan hangat, penuh diskusi, dan memperkaya wawasan mahasiswa. Melalui kunjungan ke RSML, mahasiswa mendapatkan gambaran nyata bagaimana sebuah amal usaha kesehatan Muhammadiyah dikelola dengan profesional, modern, dan tetap berpijak pada nilai-nilai islam berkemajuan.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu