Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Fortasi PR IPM MA Muhammadiyah 6 Payaman Edukasi Pelajar Anti-Bullying

Iklan Landscape Smamda
Fortasi PR IPM MA Muhammadiyah 6 Payaman Edukasi Pelajar Anti-Bullying
pwmu.co -
Fortasi MA Muhammadiyah 06 Payaman, Lamongan edukasi pelajar anti-bullying (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah 06 Payaman, Lamongan, sukses menyelenggarakan kegiatan Fortasi 2025 (Forum Ta’aruf dan Orientasi), Kamis malam (17/7/2025).

Bertempat di Perguruan Muhammadiyah Payaman, kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB ini diikuti seluruh siswa-siswi MA Muhammadiyah 06 Payaman dengan penuh antusias.

Berbeda dengan kegiatan orientasi pada umumnya, Fortasi 2025 kali ini mengusung tema yang sangat relevan dengan kehidupan remaja saat ini, yakni Pelajar Anti-Bullying. Tema ini diangkat sebagai bentuk kepedulian PR IPM terhadap isu perundungan yang marak terjadi di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini menghadirkan Helmy Choiriyanto SPsi sebagai narasumber. Materi disampaikan secara santai namun sarat makna, membuat peserta betah mengikuti acara hingga selesai.

Kupas Tuntas Materi Pelajar Anti-Bullying

Dalam penyampaian materinya, Helmy Choiriyanto menjelaskan secara komprehensif mengenai pengertian bullying dan berbagai jenis bullying, mulai dari fisik, verbal, sosial, hingga cyber bullying yang kini banyak terjadi melalui media sosial.

Ia juga memaparkan faktor penyebab bullying, yang dapat berasal dari individu, lingkungan pergaulan, keluarga, bahkan pengaruh media sosial. Helmy menekankan bahwa perilaku bullying memberikan dampak buruk, baik bagi korban maupun pelaku, serta menimbulkan perubahan perilaku signifikan pada korban, seperti menarik diri, rendah diri, hingga trauma berkepanjangan.

“Perundungan bukan hanya menyakiti fisik, tapi juga meninggalkan luka psikologis yang dalam. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk mencegah dan membantu teman yang menjadi korban,” tegas Helmy di hadapan peserta.

Lebih jauh, ia memberikan strategi pencegahan bullying yang bisa dilakukan oleh individu, sekolah, dan orang tua, serta cara mengatasi dan meredam bullying jika sudah terjadi. Untuk memperjelas pemahaman, Helmy juga menyertakan contoh-contoh kasus bullying yang sering terjadi di sekolah.

Suasana kegiatan semakin hidup dengan adanya ice breaking di sela-sela penyampaian materi. Gelak tawa dan sorak semangat siswa membuat suasana menjadi akrab dan tidak membosankan.

Antusiasme peserta terlihat jelas dari keaktifan mereka dalam bertanya dan berdiskusi. Beberapa siswa bahkan menceritakan pengalamannya terkait bullying, dan Helmy memberikan tanggapan serta solusi yang membangun.

Akhiri dengan Sertifikat dan Foto Bersama

Sebagai bentuk apresiasi, panitia membagikan sertifikat kepada peserta di akhir acara. Kegiatan Fortasi 2025 kemudian ditutup dengan foto bersama antara narasumber, pengurus PR IPM, dan seluruh peserta sebagai kenang-kenangan berharga.

Ketua PR IPM MA Muhammadiyah 06 Payaman, Melati, menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar materi ini benar-benar memberikan dampak positif bagi pelajar.

“Kami ingin seluruh siswa di madrasah ini menjadi pelajar yang peduli, saling menghargai, dan berani bersikap anti-bullying. Semoga setelah kegiatan ini, lingkungan sekolah kita semakin aman dan nyaman untuk belajar,” ujarnya.

Melalui Fortasi 2025 ini, PR IPM MA Muhammadiyah 06 Payaman berhasil membuktikan komitmennya dalam mencetak pelajar yang berkarakter mulia, peduli terhadap sesama, dan siap menjadi agen perubahan di lingkungannya.

Penulis PR IPM MA Muhammadiyah 06 Payaman Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu