Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Fun English Day di MBS Porong: Belajar Bahasa Inggris dengan Cara Seru dan Interaktif!

Iklan Landscape Smamda
Fun English Day di MBS Porong: Belajar Bahasa Inggris dengan Cara Seru dan Interaktif!
pwmu.co -
Kak Willy saat menyampaikan materi (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pada Ahad (9/3/2025), Muhammadiyah Boarding School (MBS) Porong menjadi saksi semangat luar biasa para santri dalam kegiatan Fun English Day. Sejak pagi, aula utama dipenuhi wajah-wajah penuh antusiasme, menunggu kejutan yang akan diberikan oleh tim Mars Coding. Kegiatan ini bukan sekadar belajar bahasa Inggris, tetapi juga tentang membangun kepercayaan diri, kreativitas, dan kekompakan dalam tim.

Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Kepala Pengasuhan Santri, Ustadz Rozaq Akbar. Dengan senyum khasnya, ia menyampaikan harapannya agar para santri lebih bersemangat dalam belajar bahasa asing, terutama bahasa Inggris. “Belajar bahasa adalah cara menguasai dunia. Jika bahasa itu ada di lisan kita, maka dunia ada dalam genggaman,” ujar Ustadz Rozaq. Kata-kata ini menjadi pemantik semangat bagi para santri yang duduk rapi di aula.

Tak lama kemudian, seorang pria dengan energi luar biasa maju ke depan. Dialah Kak Willy, Direktur Mars Coding, yang langsung menyapa para santri dengan bahasa Inggris yang mengalir lancar. “Are you ready to have fun today?” tanyanya penuh semangat. “Yes!” jawab para santri serempak, membuat suasana aula semakin hidup.

Dengan gaya komunikatifnya, Kak Willy membagikan motivasi dan menekankan bahwa belajar bahasa tidak harus membosankan. “Kuncinya adalah menikmati prosesnya. Jika kita menikmatinya, kita akan lebih cepat memahami dan berani menggunakannya,” tambahnya.

Keseruan dimulai dengan pembagian kelompok. Para santri dibagi menjadi dua kubu, putra dan putri, lalu masing-masing terbagi lagi menjadi lima kelompok. Namun, sebelum masuk ke dalam kelompoknya, mereka harus menghadapi satu tantangan. Kak Willy memberikan teka-teki dalam bahasa Inggris, dan siapa pun yang bisa menjawab dengan benar akan menjadi ketua kelompok.

Beberapa santri tampak berpikir keras, sementara yang lain mencoba menjawab dengan penuh percaya diri. Akhirnya, Abidzar, Fahmi, Andra, Hendra, Radif, Dea, Ara Aisyah, Alysa, dan Memey terpilih sebagai pemimpin kelompok masing-masing.

Tantangan pertama dimulai dengan permainan sambung lagu bahasa Inggris. Lagu pertama yang dimainkan adalah “Roar” dari Katy Perry. Begitu nada pertama terdengar, para santri langsung ikut menyanyikan liriknya dengan penuh semangat. Tidak berhenti di satu lagu, mereka kembali diuji dengan lagu-lagu lainnya, hingga akhirnya mencapai lagu terakhir, “Something Just Like This.” Aula yang tadinya penuh dengan suara diskusi kini bergema dengan nyanyian para santri yang larut dalam permainan.

Tak hanya menyanyi, sesi berikutnya menguji kecerdasan mereka dalam berdiskusi. Setiap kelompok diberikan teks dalam bahasa Inggris untuk dibahas bersama. Masing-masing anggota kelompok berusaha memahami dan menjelaskan isi teks tersebut.

Ada yang tampak serius membaca, ada pula yang mencoba berdiskusi dengan teman-temannya menggunakan bahasa Inggris seadanya. Namun, satu hal yang pasti, mereka berusaha melangkah lebih jauh dari zona nyaman mereka.

Keseruan berlanjut dengan permainan tebak logo. Kali ini, setiap kelompok harus menebak logo yang ditampilkan di layar, tetapi dengan satu tantangan tambahan: pertanyaan harus diajukan dalam bahasa Inggris! Beberapa santri terlihat berusaha menyusun kalimat dengan baik, sementara yang lain mencoba menjawab dengan percaya diri. Suasana kompetitif mulai terasa, tetapi tetap dalam suasana yang menyenangkan.

Salah satu peserta, Ara dari kelas 12, mengungkapkan kebahagiaannya. “Seru banget! Aku jadi lebih percaya diri berbicara dalam bahasa Inggris. Biasanya malu, tapi tadi karena dalam bentuk game, jadi lebih santai dan menyenangkan,” ungkapnya.

Setelah melewati berbagai tantangan, akhirnya kelompok 8 yang dipimpin oleh Dea dari kelas 12 keluar sebagai pemenang. Sorak sorai kemenangan menggema di aula, menandai akhir dari sebuah pengalaman belajar yang benar-benar berbeda.

Fun English Day bukan sekadar kegiatan belajar biasa. Ini adalah bukti bahwa belajar bahasa bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan kompetitif. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak santri untuk semakin mencintai bahasa Inggris! (*)

Penulis Nabilah Anisah Editor Wildan Nanda Rahmatullah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu