Udara dingin Kota Batu mengiringi pelaksanaan sesi malam Future Leader Camp Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (SMAMIO), Selasa (13/1/2026). Pada sesi tersebut, para peserta mengikuti diskusi kepemimpinan dan manajemen organisasi bersama Wakil Ketua Bidang Organisasi PW IPM Jawa Timur, Yudhistira Ananta.
Berbeda dengan sesi siang hari yang diisi dengan kegiatan yang lebih energik, sesi malam dikemas dengan materi yang bersifat konseptual dan reflektif. Dalam pemaparannya, Yudhistira mengajak peserta memahami kepemimpinan tidak hanya sebagai jabatan atau peran formal, tetapi juga sebagai dampak dari proses pengelolaan organisasi yang dijalankan secara terencana.
“Manajemen adalah seni menggerakkan potensi,” tegas Yudhistira di awal pemaparannya. Ia mengutip pemikiran Henry Fayol yang menjelaskan bahwa manajemen merupakan kemampuan mengoordinasikan manusia, sumber daya, dan tujuan agar dapat berjalan secara terarah dan selaras.
Yudhistira kemudian menguraikan konsep POACE sebagai kerangka dasar dalam manajemen organisasi. Planning atau perencanaan dijelaskan sebagai tahap awal untuk menentukan arah dan tujuan organisasi. Organizing berfungsi mengatur pembagian peran, tugas, dan struktur kerja.
Actuating menekankan pentingnya menggerakkan sumber daya manusia agar rencana yang telah disusun dapat dilaksanakan. Controlling berperan dalam mengawasi jalannya program agar tetap sesuai dengan rencana, sedangkan Evaluating menjadi sarana refleksi untuk menilai dan memperbaiki pelaksanaan kegiatan ke depan.
Selain itu, Yudhistira juga memperkenalkan analisis SWOT sebagai alat untuk membaca kondisi organisasi. Melalui pemetaan strengths, weaknesses, opportunities, dan threats, peserta diajak memahami kekuatan, kelemahan, peluang, serta tantangan yang dihadapi organisasi pelajar dalam menjalankan programnya.
Menurutnya, organisasi pelajar kerap memiliki potensi yang besar, namun belum dikelola secara optimal karena manajemen yang kurang tertata.
“Kepemimpinan berdampak lahir dari manajemen yang sadar potensi dan berani mengelolanya,” ujarnya.
Selama sesi berlangsung, peserta mengikuti materi dengan tertib. Sejumlah peserta mencatat poin-poin penting yang disampaikan pemateri dan terlibat dalam diskusi singkat. Materi ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi kader IPM SMAMIO dalam mengelola program organisasi secara lebih terarah.
Sesi malam bersama PW IPM Jawa Timur tersebut merupakan bagian dari rangkaian Future Leader Camp IPM SMAMIO yang diikuti oleh kader dari berbagai tingkatan kepengurusan. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan penguatan pemahaman kepemimpinan dan manajemen organisasi bagi pelajar. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments