
PWMU.CO – Jelang akhir tahun pelajaran 2024-2025 SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) gelar Munaqosah Akbar Tahfidzul Quran, Sabtu (24/5/2025).
Acara diikuti oleh 164 peserta dari kelas 1 hingga kelas 6, dengan rincian 115 siswa kelas 6 dan 49 siswa dari kelas Tahfidh khusus juz 29, 28, dan juz 1 hingga juz 9.
Bertempat di Auditorium AR Fachruddin lantai empat ini, acara dibuka dengan sambutan kepala sekolah, Mursiah SAg MPd.
“Alhamdulillah jumlah penghafal yang di munaqosah tahun ini sangat meningkat,” ujar Mursiah membuka sambutannya.
Kemudian ia memberikan motivasi dengan menyampaikan 5 hal yang harus dimiliki para siswa.
“Peserta munaqosah adalah anak-anak istimewa yang akan menjaga hafalan al-Quran, untuk itu di momen istimewa ini para siswa harus memiliki 5 hal,” imbuhnya.
Yang pertama jaga niat dengan ikhlas. “Ingatlah bahwa setiap huruf yang dihafal dan dilantunkan adalah bentuk ibadah kepada Allah. Luruskan niat hanya karena Allah, bukan karena ingin dipuji atau mencari validasi,” ucapnya.
Kedua, percaya diri dan tenang. Hadapi munaqosyah dengan keyakinan dan ketenangan. “Kalian telah berusaha, sekarang saatnya menunjukkan hasil terbaikmu dengan percaya diri,” tegasnya.
Ketiga, tawakkal dan berdoa. Setelah belajar dan berlatih atau berikhtiar dengan maksimal maka serahkan hasilnya kepada Allah. Jangan lupa berdoa sebelum memulai agar diberi kelancaran.
Keempat, istiqomah jaga hafalan. Munaqosah bukan akhir dari perjalanan, tapi bagian dari proses menjaga al-Quran di hati. Dengan rutin murojaah setiap hari agar hafala tetap kuat dan membekas.
Dan yang kelima, bangga tapi tetap rendah hati. Berbanggalah karena telah menjadi penjaga al-Quran, namun tidak boleh sombong.
“Jadikan hafalan sebagai cahaya yang membimbing akhlak dan perbuatanmu. Semoga Allah membimbing kita semua pada jalan yang lurus,” pungkasnya.

Di akhir sambutannya, wanita yang juga sebagai Ketua Majelis Kader Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) mengajak para siswa mengumandangkan yel-yel kebanggaan sekolah dan kelas tahfidz.
“SD Muhlas, Tiada Hari Tanpa Prestasi!” dan Tahfidh Muhlas, Tiada Hari Tanpa Mengahafal,” ditirukan serentak para siswa.
Sementara itu, wakasek bidang kurikulum Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba), Irwan MPdI menjelaskan bahwa munaqosah tahfidzul quran ini dilakukan sebagai salah satu program unggulan SD Muhlas.
“Munaqosah dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas hafalan dan memotivasi siswa untuk semangat menambah hafalan qurannya,” tuturnya.
Aggota Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur ini juga menyampaikan bahwa untuk menjaga kualitas dan objektifitas, para siswa diuji oleh penguji tim penguji dari Lembaga Pengembangan Taman Pendidikan Al-Quran Muhammadiyah (LPTPAMU) Kota Surabaya.
Dewan penguji tersebut yakni, Zunahar Aly Robbany SHI, Furkan Abidin SHI, Khoirul Anam SPdI, Anang Hidayanto MPd. Teknik penilaian secara individu dinyatakan lulus jika melewati beberapa tahapan tes, yakni kelancaran, tajwid, dan fashohah.
Setiap penguji menyampaikan satu ayat, lalu peserta melanjutkan beberapa ayat, dan tiga ayat terakhir kemudian para peserta melanjutkan hingga satu surat.
Para peserta diarahkan menuju ruang ujian yang sudah ditentukan sesuai pencapaian juz al-Quran masing-masing.
“Alhamdulillah para siswa sangat ceria dan antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga memasuki ruang ujian yang di tentukan,” pungkas kepala SD Muhlas periode 2009-2014, 2017-2021 ini.(*)
Penulis Muriyono Editor Zahrah Khairani Karim






0 Tanggapan
Empty Comments