Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran menggelar Apel Pegawai sekaligus Launching Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Aisyiyah Kenjeran. Kegiatan ini berlangsung di halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah Kenjeran, Jalan Platuk 104 Surabaya, Sabtu (16/8/2025).
Apel persyarikatan tersebut dirangkai dengan Launching Seragam Persyarikatan, Kenjeran Muhammadiyah Travel, Kendaraan Operasional PCA Kenjeran, Mobil Pelayanan Umat, Peresmian Kenjeran Aisyiyah Center, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Baru SMP Muhammadiyah 15 Surabaya, Rumah Praktik Dokter Mandiri, serta pemberian apresiasi kepada para kepala sekolah.
Hadir dalam kegiatan itu Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya Dr M. Ridlwan MPd, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Surabaya Dikky Syaqomullah MHES beserta jajarannya, Ketua Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PDM Surabaya Ferry Yudi Antonius Saputro SHI MPdI, perwakilan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), PaudDasmen PDA Surabaya, tokoh sesepuh Muhammadiyah dan Aisyiyah Kenjeran, mantan pimpinan cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Kenjeran, ortom, PCA Kenjeran, pimpinan ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kenjeran, serta seluruh pegawai persyarikatan.
Ketua PCM Kenjeran H Ali Fauzi SAg MPdI yang bertindak sebagai pembina apel, dalam sambutannya mengajak seluruh pegawai untuk meneriakkan yel-yel semangat:
“PCM Kenjeran Berkemajuan, Pegawai Persyarikatan Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Sejahtera!”
Ali Fauzi menegaskan bahwa PCM Kenjeran berkomitmen mewujudkan visi berkemajuan dengan menyusun Grand Desain periode 2022–2027. Salah satu strategi yang diterapkan adalah kebijakan Muhammadiyah Sentralisasi Manajemen (MSM), yaitu pemusatan kegiatan amal usaha Muhammadiyah di bawah pengawasan persyarikatan.
“Manajemen sentralisasi ini mencakup bidang kepemimpinan, keuangan, sumber daya manusia, perencanaan, audit, pembangunan sarana dan prasarana, pengadaan, serta unit produksi dan ekonomi bisnis,” jelasnya.
Menurutnya, strategi tersebut telah membuahkan hasil. Salah satunya, amal usaha tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Misalnya, pembebasan tanah milik PCA Kenjeran senilai Rp2 miliar ditanggung bersama oleh amal usaha. Mobil milik MI Muhammadiyah 25 dialihfungsikan sebagai kendaraan operasional PCA Kenjeran, sementara mobil SMP Muhammadiyah 15 menjadi mobil pelayanan umat.
Dalam bidang pendidikan, dilakukan rotasi kepala sekolah di beberapa lembaga Aisyiyah yang akan segera dilantik oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Surabaya. Seragam pegawai AUM dan Aisyiyah juga diresmikan pada kesempatan itu.
Ali Fauzi juga menyampaikan bahwa sinergi antar-AUM terbukti dari keberhasilan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2025–2026 yang mencatat hasil memuaskan, bahkan beberapa siswa sudah melakukan inden.
Sebagai bentuk apresiasi, PCM dan PCA Kenjeran memberikan penghargaan kepada para kepala sekolah: Ustadz Banjar SS MPdI (SMP Muhammadiyah 15), Ustadz Ferry Rismawan MPdI (MI Muhammadiyah 25), Ita Iswandari SPd (TK Aisyiyah 05), Anik Hariati SThI (TK Aisyiyah 48), Indah Lestari SPd AUD (TK Aisyiyah 55), Sofi Aulia (KB Aisyiyah 27), dan Siti Nur Sholihah (KB Aisyiyah 30 Surabaya).
Ketua PDM Surabaya Dr M. Ridlwan MPd dalam sambutannya menyampaikan kekaguman atas semangat PCM Kenjeran. “Alhamdulillah, sepertinya saya masuk ke istana negara. Ternyata ini istananya Muhammadiyah Cabang Kenjeran,” ujarnya disambut tawa peserta.
Ia menilai apel berlangsung khidmat dan tertib, dengan seragam pegawai yang rapi dan pencapaian amal usaha di bidang pendidikan yang membanggakan. PDM Surabaya pun berjanji akan memberikan apresiasi kepada kader-kader Kenjeran dalam waktu dekat.
Ridlwan juga mengingatkan pentingnya kebermanfaatan amal usaha sesuai sabda Rasulullah SAW: Khairunnas anfa’uhum linnas (Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain). “Dengan diluncurkannya dua mobil ini, insyaallah akan membawa keberkahan dan manfaat bagi umat hingga akhirat kelak,” tambahnya.
Ia mendorong agar pembangunan Gedung SMP Muhammadiyah 15 segera diselesaikan sehingga bisa diresmikan pada Milad Muhammadiyah November mendatang. Selain itu, ia berharap kesejahteraan pegawai AUM juga terus diperhatikan seiring bertambahnya jumlah siswa baru.
“Mari kita bekerja keras, menambah siswa, maju bersama, dan mensejahterakan umat,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments