Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Gugup Saat Materi BTQ, Peserta Baitul Arqom AUMA Driyorejo Uji Membaca Al-Qur’an Lengkap dengan Makhorijul Huruf

Iklan Landscape Smamda
Gugup Saat Materi BTQ, Peserta Baitul Arqom AUMA Driyorejo Uji Membaca Al-Qur’an Lengkap dengan Makhorijul Huruf
Foto Eulis Su'adah, M.PdI saat menjadi penguji BTQ dalam acara Baitul Arqom PCM Driyorejo (Elisyah Susanty/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Driyorejo menggelar agenda rutin Baitul Arqom pada bulan Ramadan 1447H yang diikuti oleh seluruh guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah Aisyiyah (AUMA) di wilayah Driyorejo. Salah satu materi yang disampaikan oleh pengurus dan cukup membuat peserta dag dig dug adalah materi membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, Jumat (27/2/2026).

Sebanyak 85 peserta Baitul Arqom yang berasal dari AUMA Driyorejo yang terdiri dari kepala sekolah, guru beserta jajarannya berkumpul di aula lantai 3 SD Muhammadiyah 1 Driyorejo. Hadir pula jajaran pengurus dari PCM dan Pimpinan Cabang Aisyiyah Driyorejo saat membuka acara Baitul Arqom.

5 sekolah dibawah naungan PCM dan PCA Driyorejo yaitu SD Muhammadiyah 1 Driyorejo, SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo, KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 38 Driyorejo, KB-TK ABA 45 Bambe, dan KB-TK ABA 49 Griya Kencana.

Acara yang dimulai pada pukul 08.00 WIB tersebut dipandu oleh Zulfa Islahul Mujtahihdah, S.Pd dan Inas Amania, S.Pd sebagai MC. Keduanya adalah guru dari KB – TK Aisyiyah Bustanul Athfal 49 Griya Kencana. Seluruh peserta kompak mengenakan busana muslim bernuansa biru navy.

BTQ

Drs. Syafii, M.Pd.I selaku ketua Majelis Tabligh PCM Driyorejo bertindak menjadi salah satu penguji dari 4 penguji untuk materi Baca Tulis Al Qur’an (BTQ). Satu persatu peserta maju untuk membaca ayat Al-Qur’an yang ditunjuk. Tak hanya membaca ayat Al Qur’an, peserta diberi kertas untuk menulis Surat Al Ashr lengkap beserta kharokatnya.

Dengan durasi 1 jam mulai pukul 09.00 – 10.00 WIB, peserta dibagi menjadi 2 kelompok. Untuk peserta laki – laki tetap berada di aula dengan penguji Drs. Alim Nur Shodiq, sedangkan untuk peserta Perempuan dibagi menjadi 3 kelompok.

Surat Qashasah dipilih oleh Drs. Syafii, M.Pd.I dengan pertimbangan memiliki tingkat kesulitan yang lebih dibandingkan surat lainnya. Selebihnya untuk tingkat kelancaran, ia memberi apresiasi kepada peserta yang berada di ruangan 3 dengan 20 peserta.

“Untuk bacaan tajwid pada bunyi ikhfa’ dan bacaan ghunnah masih ada sedikit koreksi,” tuturnya saat memberikan evaluasi.

Sedangkan Drs. Alim Nur Shodiq, M.Pd.I yang juga menjadi penguji untuk guru dan karyawan laki – laki menyampaikan bahwa untuk terus membaca Al-Qur’an setiap hari agar bacaannya lancar.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Istiqomah membaca Al-Qur’an usai sholat dapat melatih kita untuk bisa menuntaskan 1 juz setiap hari. Jika 1 juz ada 8 sampai 10 lembar dan dibagi waktu sholat maka dalam 1 hari bisa selesai 1 juz,” pesannya.

Membaca Al-Qur’an dengan Makhorijul Huruf

Berdeda dengan Eulis Su’adah, M.Pd.I yang menjadi penguji di ruang 2, ia memberikan ulasan mengenai sikap peserta yang terlihat gugup atau grogi saat diminta membaca ayat Al-Qur’an.

“Tingkat kelancaran 90% namun karena grogi bak menghadapi ujian negara maka banyak peserta yang akhirnya masih mendapat koreksi pada makhorijul huruf meskipun setiap hari sudah mengaji di sekolah,” ucapnya.

Ni’matul Fitriyah, S.Ag yang menjadi penguji di ruang 1 menyoroti tentang kekuatan pengambilan nafas dari para peserta saat membaca ayat Al-Qur’an.

“Sudah bagus dan fasih bacaanya tapi karena gugup jadi tersendat saat membaca ayat Al Qur,an,” ujarnya.

Ia menambahkan karena terkendala pengaturan nafas yang belum pas maka cara menyambung ayat pada ayat selanjutnya.

Dengan Baitul Arqom ini PCM Driyorejo berharap panitia terus melakukan monitoring untuk tindak lanjut dari materi BTQ. Bacaan Al-Qur’an yang baik dan benar akan dapat mendapatkan pahala dikemudian hari. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu