Siang itu menjadi momen membanggakan bagi MI Muhammadiyah 3 Doudo (Mimuga). Satu guru dan dua siswinya berhasil menorehkan prestasi dalam Kejuaraan Terbuka Kapolres Cup, Gresik Spartan Open Marching Tournament (GSOMT) 2025 “Gempar Series VIII” yang digelar pada Sabtu–Ahad (22–23/11/2025).
Lomba yang berlangsung di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Gresik ini menghadirkan beragam kategori, mulai dari konser drumband, marching art, hingga individual contest seperti drum major, field commander, dan colour guard. Ajang bergengsi tersebut diikuti peserta dari seluruh Jawa Timur, mulai tingkat KB, TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA, hingga kategori umum.
Pada kesempatan ini, Mimuga mengirim tiga perwakilan. Dua siswi kelas VI, yakni Adzkia Samha Saufa mengikuti kategori Individual Contest Field Commander Junior B, dan Azza Sasmita Abhirama pada kategori Individual Contest Drum Major Junior B. Sementara itu, guru sekaligus pembimbing ekstrakurikuler drumband Mimuga, Muhammad Ferdyansyah, turut berlaga pada kategori Individual Contest Drum Major Open Class.
Pengembangan Minat dan Bakat
Perlombaan berlangsung meriah meski dipenuhi suasana kompetitif. Muhammad Ferdyansyah—yang akrab disapa Ferdy—mengungkapkan bahwa para peserta sempat merasa gugup sebelum tampil.
“Awalnya anak-anak grogi melihat penampilan rivalnya. Tetapi ketika melihat peserta lain melakukan kesalahan, semangat mereka kembali lagi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa keikutsertaan Mimuga dalam ajang ini bertujuan melatih kepercayaan diri siswa, sekaligus memberi ruang untuk mengembangkan minat dan bakat mereka.
“Selama ini mereka hanya tampil di lingkungan sekolah dan desa. Saya ingin mereka berani tampil di depan umum dan membuktikan bahwa prestasi bukan hanya di bidang akademik, tetapi juga non-akademik,” tambahnya.
Hasilnya pun membanggakan. Adzkia Samha Saufa berhasil meraih juara 1, Azza Sasmita Abhirama memperoleh nominasi peringkat 2, dan Muhammad Ferdyansyah menyabet juara 2 untuk kategori yang diikutinya.
“Saya bangga karena mereka berani tampil di ajang sebesar ini. Jika ada kesalahan, itu menjadi evaluasi bagi kami untuk meraih hasil lebih baik ke depan,” tutur Ferdy menutup kesanannya. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments