SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) menggelar kegiatan Darul Arqam atau Pondok Ramadan selama tiga hari pada Senin- Rabu (09-11/03/2026).
Kegiatan ini teramaikan oleh para siswa dengan penuh antusias sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadan.
Darul Arqam merupakan salah satu kegiatan yang rutin terselenggara oleh sekolah setiap tahun dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Allah SWT.
Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini
Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk menanamkan nilai-nilai ibadah sejak dini kepada para siswa. Sehingga mereka tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekolah dengan suasana yang penuh kebersamaan dan semangat belajar.
Para siswa mengikuti berbagai materi keislaman yang tersampaikan oleh para guru dan pembimbing dan beberapa santri Pesantren Da’wah Romadhan (PDR) dari ponpes elkisi.
Materi yang diberikan berkaitan dengan dasar-dasar ibadah keseharian yang sangat penting diketahui oleh setiap muslim.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Wringinanom, Kholiq Idris, menyampaikan tujuan Darul Arqam ini. Menurutnya, hal tersebut untuk membentuk karakter religius siswa serta membiasakan mereka menjalankan ibadah dengan benar sesuai tuntunan syariat.
Melalui kegiatan ini, lanjutnya, semoga para siswa dapat memahami makna ibadah sekaligus mempraktikkannya secara langsung. Adapun kegiatan darul Arqam ini diikuti oleh kurang lebih 380 siswa.
“Darul Arqam ini menjadi sarana pembinaan spiritual bagi siswa, terutama di bulan Ramadan. Kami ingin menanamkan pemahaman ibadah sejak dini agar mereka terbiasa melaksanakan ibadah dengan baik dan benar” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan berbagai materi penting yang berkaitan dengan ibadah sehari-hari.
Sejarah Darul Arqam
Materi pertama yang tersampaikan adalah mengenai sejarah Darul Arqam. Para siswa berkenalan dengan sejarah rumah Al-Arqam bin Abi Al-Arqam yang pada masa awal dakwah Islam menjadi tempat pembinaan dan pendidikan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat.
Dari sinilah istilah Darul Arqam kemudian digunakan dalam kegiatan pembinaan keislaman di lingkungan Muhammadiyah.
Selain itu, siswa juga mendapatkan materi tentang thaharah atau bersuci, yang merupakan syarat sah dalam melaksanakan ibadah sholat.
Pada sesi ini para siswa diajarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan serta tata cara bersuci yang benar, baik secara teori maupun praktik.
Materi selanjutnya adalah tentang tata cara wudhu. Para siswa mempelajari urutan wudhu yang benar sesuai tuntunan syariat. Setelah penyampaian teori, para siswa juga langsung mempraktikkan wudhu dengan bimbingan para guru agar mereka benar-benar memahami setiap langkahnya.
Tidak hanya wudhu, para siswa juga berkenalan dengan tata cara tayamum. Materi ini diberikan agar siswa mengetahui alternatif bersuci ketika tidak tersedia air atau dalam kondisi tertentu.
Dengan adanya praktik langsung, para siswa dapat memahami dengan jelas bagaimana cara melakukan tayamum dengan benar.
Materi lain yang tidak kalah penting adalah tentang ibadah puasa. Para siswa dijelaskan mengenai pengertian puasa, syarat wajib puasa, rukun puasa, serta hal-hal yang dapat membatalkan puasa.
Dengan pemahaman ini, harapannya para siswa dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
Selain itu, para siswa juga mendapatkan materi mengenai sholat tarawih yang merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadan. Dalam sesi ini dijelaskan tentang keutamaan sholat tarawih serta tata cara pelaksanaannya.
Bahas Zakat Fitrah hingga Sholat Id
Kegiatan Darul Arqam juga memberikan materi tentang zakat, khususnya zakat fitrah yang wajib ditunaikan oleh setiap muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri. Para siswa menerima materi tentang pengertian zakat, tujuan zakat, serta siapa saja yang berhak menerima zakat.
Sebagai penutup materi, para siswa juga mendapatkan pembelajaran mengenai kaifiyah atau tata cara pelaksanaan sholat Idul Fitri.
Materi ini sangat penting agar para siswa memahami tata cara pelaksanaan sholat Id secara benar, mulai dari niat, jumlah takbir, hingga tata cara khutbah setelah sholat.
Menariknya, setiap materi yang tersampaikan tidak hanya berupa teori semata, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik langsung. Hal ini bertujuan agar para siswa lebih mudah memahami serta mampu menerapkan ilmu yang telah dipelajari.
Selama kegiatan, para siswa tampak sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka aktif bertanya kepada para guru ketika ada materi yang belum dipahami. Suasana pembelajaran pun berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan.
Pada hari terakhir Darul Arqam hari ke-3, Rabu (11/03/2026), panitia mendatangkan Pendongeng nasional Kak Erin dan boneka Cici.
Agenda ini guna menghibur siswa siswi SD Muwri serta guru karyawan dengan menyampaikan pesan pesan islam lewat cerita dongengnya. Terlihat para siswa sangat antusias melihat dan mendengarkan dongeng dari Kak Arin dan boneka Cici.
Melalui kegiatan Darul Arqam ini, semoga para siswa SD Muhammadiyah 1 Wringinanom dapat semakin meningkatkan kualitas ibadahnya, terutama di bulan suci Ramadan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai keislaman serta membentuk generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan taat dalam menjalankan ajaran agama Islam.





0 Tanggapan
Empty Comments