Siswa-siswi SMK Muhammadiyah 8 Karangasem, Paciran bersemangat mengikuti ajang lomba Muhammadiyah Education Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Muhammadiyah Jawa Timur, Sabtu, (8/8/2026).
Ajang lomba yang diadakan dua tahun sekali ini menjadi salah satu kesempatan emas bagi siswa-siswi SKAMALA singkatan kece bagi SMK Muhammadiyah 8 Karangasem, Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi saksi 8 siswa-siswi SMK Muhammadiyah 8 Karangasem menyabet beberapa medali.
Adapun dalam hal ini kontingen dari SKAMALA mendapatkan sebanyak 8 medali. Di antaranya, medali emas Ismu in English (Caesar Jibril Muhammad Bintang- XII DKV), medali perak (Denaz Esterlita Zahara-XII DKV), dan mendali perunggu berturut-turut Ismu in English (Nikeisha Farras Dhia- XII LPK 3), Ismu in Arabic (Syifa-XI LPK 3), Ismu in Arabic (Ahmad Eka Rahmansyah), dan tim business plan (Muhammad Nanang Supriyanto Nur-XII DKV, Aulia Raudhatul Jannah-XII LPK3, Putri Shaqilla Kinaseh-XI LPKC).
Awardee Terbanyak
Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa-siswi yang meraih maupun bagi pembina lomba Skamala.
“Keberhasilan anak-anak memperoleh juara ini tidak luput dari kerja keras mereka. Menang bukanlah persoalan penting, tapi bagaimana kesadaran moralitas akan nilai perjuangan memberikan terbaik itulah yang utama,” lugas Roy Imam Syah selaku pembina tim business plan Skamala.
Shihafuddin juga selaku pembina keislaman juga Shihaffuddib Azhar, mengapresiasi antusiasme siswa-siswi Skamala dan sekolah Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur, dengan mengikuti ME Awards menjadi salah satu perlombaan dengan Awarding terbanyak.
“Perlombaan bukan hanya sekedar hanya ajang bagi yang menang, dan kecewa bagi yang kalah. Tapi, perlombaan sesungguhnya adalah berlomba dalam kebaikan. Fastabiqul khoirot.” Aturnya.
Ke-delapan siswa-siswi yang berhasil menyabet delapan medali juga menjadi kenangan tersendiri bahwa kerja keras selama ini terbayarkan.
Salah satu peserta ME Awards dari SMK Muhammadiyah 8 Paciran, Putri Shaqilla Kinaseh, menyampaikan bahwa ajang lomba ini sangat berkesan, menyenangkan dan penuh kenangan meskipun ini bukan kali pertamanya tapi vibes kali ini sangat berbeda dari sebelumnya.
“Masih harus banyak sekali belajar, dan tetap pantang menyerah dalam segala situasi. Jangan berhenti hanya sampai disini tapi tetap berjuang sampai titik terakhir,” ujar Putri Shaqilla kinaseh.
Tak kalah unik juga, dalam hal lomba tim bussiness plan mempromosikan ‘Levita’ yakni Legen Vita Fermentasi, yang dibuat dari air nira asli dari Paciran yang menyegarkan, digabung dengan scoby dan ekstrak herbal lainnya. Hal ini menjadi salah satu produk lokal pilihan sebagai penarik medali perak. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments