Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Apel Tahunan Khutbatul Arsy AQBS, Teguhkan Ideologi dan Karakter Santriwati

Iklan Landscape Smamda
Apel Tahunan Khutbatul Arsy AQBS, Teguhkan Ideologi dan Karakter Santriwati
Foto bersama keluarga besar AQBS Ponorogo dalam Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy. (Istimewa/PWMU.CO)Konsep Otomatis
pwmu.co -

Aisyiyah Qur’anic Boarding School (AQBS) Ponorogo menggelar Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy pada Ahad (9/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman utama AQBS Ponorogo ini diikuti oleh seluruh keluarga besar AQBS, meliputi santriwati, ustadz dan ustadzah, serta Badan Pembina Pesantren (BPP).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam mengawali tahun ajaran baru sekaligus sebagai sarana penyegaran dan penguatan ideologi Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta meneguhkan peran perempuan Islam dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam amanatnya, Direktur AQBS, Rifqi Ihsanu Najib, menyampaikan bahwa Apel Tahunan bukan sekadar kegiatan baris-berbaris, tetapi menjadi tonggak awal untuk menegaskan kembali arah, langkah, dan identitas santriwati selama menempuh pendidikan di AQBS.

“Apel Tahunan ini bukan sekadar baris-berbaris. Ini adalah tonggak awal, sebuah panggung penegasan kembali arah langkah dan identitas diri di pesantren. Menancapkan kembali panca jiwa dan karakter santriwati AQBS,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kehidupan di AQBS dibangun di atas lima pondasi utama, yaitu keikhlasan, kesederhanaan, berdikari atau kemandirian, ukhuwah Islamiyah, serta kebebasan berpikir yang bertanggung jawab.

“Di tempat ini kita bergerak dan hidup atas lima pondasi utama, yaitu keikhlasan, kesederhanaan, berdikari atau kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan berpikir serta bertanggung jawab. Nilai-nilai ini harus melekat erat di jiwa santriwati, menjadikan kalian tidak hanya berilmu, tetapi juga anggun dalam berakhlak serta berjiwa mualimah dan hafidzah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh santriwati untuk kembali meluruskan orientasi, niat, dan tujuan selama berada di AQBS. Menurutnya, setiap santriwati perlu mengingat kembali tujuan awal datang ke lembaga pendidikan tersebut.

“Kalian datang ke sini untuk menuntut ilmu, menghafal Al-Qur’an, serta mendidik diri menjadi muslimah sejati. Di pesantren ini bukan hanya sekadar untuk mengejar ijazah. Ijazah hanya selembar kertas, namun karakter dan hidayah Al-Qur’an yang tersimpan di dada kalian akan hidup selamanya,” ungkapnya.

Pelopor Kebaikan

Ia juga menegaskan bahwa AQBS berdiri di atas pilar dakwah Islam dan amar ma’ruf nahi munkar. Santriwati dididik menjadi pribadi yang berpandangan luas dan inklusif, sehingga kelak mampu hadir di tengah masyarakat sebagai perekat umat, pelayan masyarakat, dan pelopor kebaikan tanpa membedakan latar belakang.

Selain itu, santriwati juga dibekali prinsip siap dipimpin dan siap memimpin. Semangat tersebut menuntut kesiapan untuk berjuang dan berkorban dalam menjalankan dakwah Islam berkemajuan Muhammadiyah dan Aisyiyah.

“Bondo, bahu, pikir, lek perlu sak nyawane pisan. Dakwah Islam berkemajuan Muhammadiyah dan Aisyiyah tidak ada perjuangan yang besar tanpa pengorbanan yang tulus,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Ustadz Rifqi mengajak seluruh keluarga besar AQBS menjadikan Apel Tahunan sebagai momentum penyegaran ideologis dan pembaruan semangat pengabdian.

SMPM 5 Pucang SBY

“Jadikan momen ini sebagai penyegaran ideologis untuk memperbarui semangat pengabdian. Mari kita jalani tahun ajaran ini dengan penuh keikhlasan, kesungguhan, dan tawakal kepada Allah Swt. Semoga Allah senantiasa membimbing setiap langkah kita dan meridai seluruh ikhtiar kita,” pungkasnya.

Selaras dengan hal tersebut, Ustadz Syarifan Nurjan selaku BPP AQBS dalam amanatnya menyampaikan bahwa AQBS merupakan rumah bersama yang menjadi tempat tinggal sekaligus ruang pembentukan karakter santriwati menjadi pribadi yang Islami.

“Maka dari itu, ikutilah visi pesantren AQBS ini untuk mencetak khalifah fil ardh. Harapannya, alumni AQBS ke depan dapat menjadi panutan dan maju lebih awal, menjadi pribadi yang berkemajuan dari mereka-mereka yang akan dipimpinnya,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa semangat berkemajuan tersebut harus senantiasa berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Menurutnya, berbagai kegiatan dan ekstrakurikuler yang ada di AQBS, seperti Hizbul Wathan, Tapak Suci, Muhadloroh, dan kegiatan lainnya, menjadi sarana untuk membentuk santriwati yang tangguh, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

“Melalui ekstrakurikuler di pesantren seperti Hizbul Wathan, Tapak Suci, Muhadloroh, dan lain-lain, diharapkan santriwati tidak tumbuh menjadi perempuan yang lemah, tetapi menjadi perempuan yang tangguh dan mampu menghadapi tantangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi masa depan. Perempuan, khususnya seorang ibu, merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya.

“Anak-anak perempuan yang kelak akan menjadi ibu, dan ibu itu sendiri, adalah madrasah atau persemaian. Kalau disiapkan dengan baik, maka nanti akan melahirkan generasi-generasi yang harum di bawahnya,” jelasnya.

Ia berharap santriwati AQBS kelak mampu mengambil peran di berbagai bidang, menjadi pemimpin, membangun keluarga yang baik, serta melahirkan generasi yang membawa nama harum AQBS.

“Harapannya, santriwati ke depan menjadi pemimpin, menjadi keluarga, dan keturunan santriwati semua dapat membawa nama harum AQBS,” pungkasnya.

Kegiatan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh keluarga besar AQBS Ponorogo. Momentum ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi seluruh santriwati dalam menjalani tahun ajaran baru dengan semangat, keikhlasan, kedisiplinan, serta komitmen untuk terus bertumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak, mandiri, dan berkemajuan. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 10/08/2026 20:31
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu