Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh pegawai AUM PCM Tulangan di Kantor PCM Tulangan, Kompleks Pendidikan SMP Muhammadiyah 5 (SMP Mulia) Tulangan, Sabtu (8/8/2026).
Agenda tersebut merupakan kelanjutan dari penandatanganan Pakta Integritas yang sebelumnya dilakukan bagi guru dan karyawan AUM pendidikan.
Dalam kegiatan ini, seluruh pegawai kembali diingatkan bahwa Pakta Integritas bukan sekadar dokumen administratif, melainkan landasan bersama untuk membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, bertanggung jawab, serta berorientasi pada kemajuan AUM.
Penandatanganan Pakta Integritas juga menjadi bagian dari langkah PCM Tulangan dalam melakukan pembenahan AUM, terutama dari aspek kedisiplinan, manajemen sekolah, dan kualitas sumber daya manusia.
Sekretaris PCM Tulangan, Mashudi Harianto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemberlakuan Peraturan Kedisiplinan bagi Pegawai di bawah AUM PCM Tulangan.
Menurutnya, aturan tersebut dibutuhkan untuk menegakkan kedisiplinan sekaligus memastikan seluruh pegawai memahami dan menjalankan ketentuan yang telah ditetapkan Persyarikatan.
Peraturan Kedisiplinan bagi Pegawai di bawah AUM PCM Tulangan sangat urgent diberlakukan demi menegakkan aturan dan kedisiplinan pegawai guna kemajuan sekolah. Bagaimana mungkin sekolah maju kalau pegawainya tidak disiplin,” tegas Mashudi.
Mashudi menekankan bahwa kemajuan sekolah tidak hanya ditentukan oleh program pendidikan, sarana dan prasarana, maupun jumlah peserta didik. Kualitas dan kedisiplinan sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi utama keberhasilan AUM.
Karena itu, setiap pegawai dituntut memiliki kesadaran bahwa bekerja di lingkungan AUM Muhammadiyah bukan sekadar menjalankan pekerjaan, tetapi juga mengemban amanah Persyarikatan.
Sekretaris PCM Tulangan kemudian menyampaikan bahwa peraturan baru mengenai kedisiplinan pegawai mulai diberlakukan pada Senin, 10 Agustus 2026.
Ia meminta seluruh pegawai yang telah menandatangani Pakta Integritas untuk memahami dan melaksanakan isi komitmen tersebut.
“Per hari Senin besok, tanggal 10 Agustus 2026, aturan peraturan baru sudah berlaku untuk semua pegawai. Silakan mundur bagi yang tidak mau mengikuti aturan baru yang sudah ditandatangani dalam Pakta Integritas tadi,” ujar Sekretaris PCM Tulangan tersebut.
Pernyataan itu menegaskan bahwa Pakta Integritas memiliki konsekuensi moral dan organisatoris. Setelah ditandatangani, seluruh pegawai diharapkan tidak hanya mengetahui aturan, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Penandatanganan Pakta Integritas menjadi bagian dari agenda besar PCM Tulangan untuk melakukan pembenahan dan penguatan tata kelola AUM pendidikan.
Ketua PCM Tulangan, Abdillah Adhie, sebelumnya menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah dalam pembenahan AUM, khususnya berkaitan dengan kedisiplinan dan manajemen sekolah.
Ia menegaskan bahwa Pakta Integritas diharapkan menjadi komitmen bersama, bukan sekadar formalitas.
Sekretaris PCM Tulangan juga menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia yang profesional dan memiliki komitmen terhadap Persyarikatan.
AUM PCM Tulangan ditargetkan terus berkembang, baik dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan maupun pertumbuhan jumlah peserta didik.
Dengan diberlakukannya peraturan kedisiplinan baru, PCM Tulangan berharap tercipta budaya kerja yang lebih tertib, profesional, produktif, dan bertanggung jawab di seluruh lingkungan AUM.
Pakta Integritas akhirnya tidak berhenti pada tanda tangan di atas dokumen. Lebih dari itu, dokumen tersebut menjadi janji bersama untuk memperbaiki budaya kerja, menjaga amanah, meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, serta membawa AUM PCM Tulangan semakin maju dan berkemajuan.
Agenda bagian kedua ini menjadi momentum penting bagi seluruh pegawai AUM PCM Tulangan untuk memasuki fase baru dalam tata kelola sumber daya manusia.
Disiplin bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi fondasi profesionalisme. Profesionalisme melahirkan kepercayaan, sedangkan kepercayaan menjadi modal penting bagi kemajuan AUM Muhammadiyah.
Dengan demikian, mulai 10 Agustus 2026, seluruh pegawai di lingkungan AUM PCM Tulangan diharapkan mampu menerjemahkan Pakta Integritas dalam tindakan nyata, seperti hadir tepat waktu, menjalankan tugas sesuai amanah, menaati peraturan, meningkatkan kompetensi, menjaga etika, serta memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik dan Persyarikatan.





0 Tanggapan
Empty Comments