Suasana kegiatan keputrian di Smamda kali ini terasa berbeda dan lebih semarak. Bertempat di Gedung A Smamda lantai 4, Jumat (11/9/2026), para siswi diajak mengasah kreativitas melalui kegiatan membuat gantungan kunci dari kain flanel berbentuk bunga.
Kegiatan keputrian menjadi salah satu wadah bagi siswi untuk mempelajari berbagai keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya memasak, kegiatan ini juga mengenalkan keterampilan menjahit dan membuat berbagai kerajinan tangan.
Pada kegiatan kali ini, siswi kelas X belajar membuat gantungan kunci menggunakan teknik jahit tangan sederhana. Beberapa bahan yang digunakan antara lain kain flanel, benang, benang sulam, kancing, lem tembak, dan berbagai hiasan plastik.
Menariknya, bagi sebagian besar siswi, kegiatan ini merupakan pengalaman pertama mereka belajar menjahit. Suasana pun semakin seru dengan berbagai pertanyaan, mulai dari cara memasukkan benang ke lubang jarum hingga bagaimana membuat tusuk jelujur agar hasil jahitan terlihat rapi.
Meski sempat mengalami kesulitan, para siswi tetap antusias mencoba. Perlahan, jahitan demi jahitan mulai terbentuk hingga menghasilkan gantungan kunci berbentuk bunga yang unik dan berwarna-warni.
Rasa bangga terlihat ketika mereka berhasil menyelesaikan karya masing-masing. Kegiatan yang awalnya terasa seperti belajar keterampilan baru justru berubah menjadi momen yang menyenangkan dan penuh kebersamaan.
Bahkan, karena terlalu asyik membuat kerajinan, beberapa siswi sampai harus diingatkan untuk kembali ke kelas.
Melalui kegiatan sederhana ini, para siswi belajar bahwa sebuah karya tidak hanya dinilai dari hasil akhirnya. Proses mencoba, belajar dari kesalahan, bekerja dengan teliti, dan menikmati kebersamaan juga menjadi bagian penting dari pembelajaran.
Kegiatan keputrian pun menjadi semakin bermakna karena selain menghasilkan karya, para siswi juga mendapatkan pengalaman baru yang dapat melatih kreativitas, ketelitian, kesabaran, dan kemandirian.





0 Tanggapan
Empty Comments