Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menyambut 238 mahasiswa baru melalui Forum Ta’aruf Mahasiswa Baru (Fortama) Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan perdana tersebut berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran (FK) Kampus 1 Umsida, Ahad (13/9/2026), dan diikuti mahasiswa baru secara luring maupun daring.
Mengusung tema “Start Your Master’s Journey: Connect, Grow, Research, and Lead”, Fortama menjadi momentum untuk memperkenalkan lingkungan akademik sekaligus membekali mahasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan selama menempuh pendidikan magister.
Tema tersebut dimaknai sebagai upaya membangun jejaring, mengembangkan kompetensi, menguatkan riset, serta mempersiapkan mahasiswa Pascasarjana Umsida menjadi pemimpin masa depan.
Sebanyak 238 mahasiswa baru yang mengikuti Fortama berasal dari lima program studi. Yakni Magister Ilmu Komunikasi, Magister Inovasi Sistem dan Teknologi, Magister Manajemen, Magister Manajemen Pendidikan Islam, dan Magister Pendidikan Dasar.
Program magister di Umsida telah berjalan selama beberapa tahun. Namun, sebelumnya program-program tersebut berada di bawah fakultas masing-masing.
Sejak 1 Juni 2026, seluruh program magister dihimpun dalam Program Pascasarjana. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pendidikan mahasiswa.
Pengintegrasian tersebut sekaligus menjadi upaya membangun kolaborasi yang lebih kuat antarmahasiswa lintas program studi.
Direktur Program Pascasarjana Umsida, Prof Dr Ir Hana Catur Wahyuni ST MT IPM, memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan. Ia menjelaskan komitmen Pascasarjana Umsida untuk menghasilkan lulusan magister yang excellent.
Menurutnya, keunggulan lulusan tidak cukup diukur dari kemampuan akademik.
“Excellent itu kami terjemahkan dalam dua hal, yaitu secara kompetensi akademik yang kuat dan secara personality atau nonakademik juga kuat,” jelasnya.
Karena itu, Prof Hana mengatakan mahasiswa tidak hanya mempelajari materi perkuliahan dan penelitian. Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai perangkat pendukung akademik, teknologi, sertifikasi kompetensi, serta aktivitas yang dapat membangun kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri.
Ia berharap mahasiswa merasakan perubahan positif setelah menyelesaikan pendidikan di Pascasarjana Umsida.
Kenalkan Ekosistem Akademik Pascasarjana Umsida
Rangkaian Fortama dilanjutkan dengan materi “Know Your Graduate Program” yang disampaikan Dr Eni Fariyatul Fahyuni SPsi MPdI.
Materi tersebut memperkenalkan visi dan misi, struktur organisasi, program studi, karakteristik pendidikan magister, budaya akademik, hingga profil lulusan Pascasarjana Umsida.
Mahasiswa baru juga diajak mengenal lingkungan dan fasilitas Umsida melalui sesi “Explore Umsida” bersama Dr (Cand) Nur Maghfirah Aesthetika SSos MMedKom.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai fasilitas pembelajaran, perpustakaan, laboratorium, layanan mahasiswa, serta ekosistem akademik yang akan menunjang proses studi.
Pembekalan dilanjutkan melalui materi “Your Master’s Journey: From Classroom to Career” yang disampaikan Prof Dr Drs Sriyono MM.
Ia mengenalkan sistem perkuliahan, pembelajaran berbasis kasus dan proyek, tugas akademik, asesmen, publikasi ilmiah, penyusunan tesis, hingga persiapan menuju dunia profesional.
Sementara itu, Dr Enik Setiyawati SPd MPd mengenalkan berbagai layanan mahasiswa, seperti layanan akademik, keuangan, perpustakaan, LMS atau e-learning, MyUmsida, dan Sapujagad.
Selain itu, Dr Ir Izza Anshory ST MT menjelaskan layanan administrasi khusus mahasiswa Pascasarjana.
Rektor Umsida: Kesungguhan Menjadi Kunci Prestasi
Rangkaian Fortama ditutup dengan penguatan oleh Rektor Umsida, Dr Hidayatulloh MS.
Dalam arahannya, ia memotivasi mahasiswa baru agar menjalani pendidikan magister dengan sungguh-sungguh. Ia juga memaparkan sejumlah capaian Umsida dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi, serta pemeringkatan perguruan tinggi.
“Yang membedakan adalah siapa yang bersungguh-sungguh dan berhasil mengukir prestasi,” pesannya kepada mahasiswa baru.
Wakil Ketua PWM Jawa Timur itu juga menegaskan bahwa mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara daring maupun luring memiliki kesempatan yang sama.
Menurutnya, kunci keberhasilan terletak pada keseriusan mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran dan memanfaatkan berbagai kesempatan yang tersedia.
Ia berharap mahasiswa Pascasarjana angkatan 2026/2027 mampu berkontribusi terhadap peningkatan riset dan publikasi Umsida, termasuk melalui kolaborasi akademik bersama dosen. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments